JABAR EKSPRES – Satu tungku pengolahan kapur milik warga di kawasan Stone Garden, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, ludes terbakar pada Senin (22/6/2026) dini hari.
Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan hingga merambat ke area pengolahan kapur milik warga bernama Enju.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bandung Barat menerima laporan kejadian pada Minggu (21/6/2026) pukul 23.25 WIB.
Baca Juga:Bocah Main Lilin Saat Mati Lampu, 3 Rumah dan 1 Motor Ludes Terbakar di Bojonggede BogorRumah Warga di Ciampea Bogor Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah Anshoriah, mengatakan petugas kesulitan memadamkan api. Hal itu diakibatkan oleh material di lokasi masih menyimpan panas dan berpotensi memicu api kembali menyala.
“Api berhasil dipadamkan, namun proses pendinginan berlangsung cukup lama karena bara di lokasi masih menyimpan panas. Penanganan baru selesai sekitar pukul 08.30 WIB,” kata Siti saat dikonfirmasi, Senin.
Berdasarkan hasil pendataan petugas, luas area yang terbakar mencapai sekitar 100 meter persegi. Dari hasil asesmen di lapangan, kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp70 juta.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh aset yang berada di area terdampak tidak berhasil diselamatkan.
Sebanyak empat armada diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut, terdiri dari dua unit fire truck dari Mako Ngamprah, satu unit rescue, serta satu unit fire truck dari Pos Sektor Cikalongwetan.
Siti mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan karena berpotensi memicu kebakaran yang merembet ke area lain.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Kelalaian kecil seperti pembakaran sampah yang tidak diawasi dapat memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian yang besar,” tandasnya. (Wit)
