JABAR EKSPRES – Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, mengingatkan para kepala desa yang baru menjabat agar tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi benar-benar hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mengawal pembangunan di tingkat desa.
Pesan tersebut disampaikan usai pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan empat Penjabat (Pj) Kepala Desa serta lima Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW), di Gedung Setda Rabu (1/7/2026) sore. Menurut Bupati, kepala desa merupakan ujung tombak pemerintahan yang berhadapan langsung dengan berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat.
Karena itu, para kepala desa diminta menjalankan amanah dengan penuh integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab.
Baca Juga:Jamin Pelayanan Terhadap Masyarakat, PLN UIT JBT Luncurkan 4 Progam Strategis di 2026Polda Jabar Libatkan Kejati dalam Proses Rekontruksi Kasus Taufik HidayatÂ
“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama, disertai komitmen mempercepat pembangunan dan menjaga kepercayaan publik,” kata Cecep.
Selain memberikan pelayanan yang optimal, para kepala desa juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif hingga ke tingkat desa. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah menargetkan terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Adapun pejabat yang mulai mengemban amanah baru terdiri atas empat Penjabat (Pj) Kepala Desa, yakni Iwan Roslan Effendi di Desa Tawangbanteng, Kecamatan Sukaratu. Yaya Taryana di Desa Leuwidulang, Kecamatan Sodonghilir. Dadi Suryadi di Desa Kersagalih, Kecamatan Jatiwaras serta Taufik Fansuri di Desa Cikadongdong, Kecamatan Singaparna.
Sementara itu, lima Kepala Desa Pengganti Antar Waktu yang mulai bertugas yakni Muhammad Syahid di Desa Sukajadi, Kecamatan Cisayong. Sandra Susana di Desa Ciawi, Kecamatan Karangnunggal. Idad Abdul Rosad di Desa Jayaratu, Kecamatan Sariwangi. Sofyan di Desa Mandalagiri, Kecamatan Leuwisari dan Lucky Dayapermana di Desa Singaparna, Kecamatan Singaparna.
Dengan telah terisinya jabatan di sembilan desa tersebut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap roda pemerintahan desa semakin optimal, pelayanan publik semakin cepat dan responsif, serta berbagai program pembangunan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. (Hendi)
