Dalam pelaksanaannya, Pemkab Tasikmalaya bekerja sama dengan Arta Sukapura dan Arta Galunggung sebagai lembaga penyalur pembiayaan.
Sebanyak 7.000 pelaku usaha pemula dari 351 desa ditargetkan menerima pinjaman modal usaha sebesar Rp5 juta per orang dengan bunga nol persen dan tenor pengembalian yang ringan.
Asep menegaskan, program tersebut bukan sekadar memberikan akses permodalan, tetapi juga menjadi strategi pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan melahirkan wirausaha baru di Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga:Mahasiswa Tasikmalaya Soroti Gelombang Aksi Pendukung MBG dan Sesalkan Sikap PemkabRibuan Massa GEMP4R Dukung Program Strategis Nasional, Wabup Pastikan Pemkab Tasikmalaya Beri Dukungan
“Dengan modal usaha tanpa bunga, masyarakat bisa mengembangkan usahanya. Target kami ada 7.000 keluarga penerima manfaat. Kalau satu keluarga rata-rata terdiri dari tiga orang, maka sekitar 21 ribu warga berpotensi terdorong keluar dari zona kemiskinan,” pungkasnya.
Melalui KURDA Nol Persen, Pemkab Tasikmalaya berharap masyarakat tidak lagi bergantung pada pinjaman berbunga tinggi maupun praktik rentenir, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat hingga ke tingkat desa. (Hendi)
