Dua Kali Kebakaran Sampah Hantui Cimahi, Damkar Beberkan Kronologi hingga Dugaan Penyebab

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi saat Berusaha Memadamkan Kebakaran Tumpukan Sampah di Leuwigajah, Cimahi
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi saat Berusaha Memadamkan Kebakaran Tumpukan Sampah di Leuwigajah, Cimahi Selatan (Doc. Damkar kota Cimahi)
0 Komentar

“Berdasarkan hasil pendataan, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa ini,” ucapnya.

Meski api berhasil dipadamkan, penyebab kebakaran TPS RW 12 masih dalam proses pendataan dan penyelidikan. Berdasarkan keterangan pelapor, api sudah terlihat membesar ketika pertama kali diketahui.

Dugaan penyebab, baik akibat kelalaian maupun unsur kesengajaan, masih terus didalami oleh petugas.

Baca Juga:Mahasiswa Tasikmalaya Soroti Gelombang Aksi Pendukung MBG dan Sesalkan Sikap PemkabRibuan Massa GEMP4R Dukung Program Strategis Nasional, Wabup Pastikan Pemkab Tasikmalaya Beri Dukungan

“Penyebab kebakaran masih dalam pendataan lebih lanjut dan kami mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Aep.

Kebakaran Kedua di Leuwigajah, Api Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah

Sementara itu, kebakaran kedua terjadi di kawasan penumpukan sampah Jalan Leuwigajah pada Senin (29/6/2026).

Aep menjelaskan, laporan kejadian diterima Damkar Kota Cimahi pada pukul 18.52 WIB. Petugas kemudian tiba di lokasi hanya dalam waktu dua menit, yakni pukul 18.54 WIB.

“Objek yang terbakar yaitu tumpukan sampah, perkiraan waktu terjadi pada pukul 18:30 WIB, dengan pemilik yang tidak diketahui,” terangnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar mengerahkan satu unit mobil pancar dengan empat personel. Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali muncul.

Aep menyebut, luas wilayah tempat kejadian perkara (TKP) diperkirakan mencapai 60 meter persegi, sementara area yang terbakar sekitar 20 meter persegi.

“Untuk luas wilayah TKP keseluruhan kurang lebih 60 m², Luas objek yang terbakar kurang lebih 20 m², dan penyebab kebakaran diduga pembakaran sampah yang disengaja,” tuturnya.

Baca Juga:Peringatan HANI 2026 Perkuat Komitmen Lindungi Generasi Muda dari Bahaya NarkobaInspektorat Kabupaten Tasikmalaya Jadikan Momen Asyura untuk Berbagi dengan Anak Yatim dan Lansia

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Aep menyebut kejadian tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan secara tidak aman.

“Kronologisnya, saat melintas ke Arah Jembatan Leuwigajah, pelapor melihat api sudah tinggi dan besar lalu pelapor mendatangi Mako Damkar untuk meminta bantuan,” kata Aep.

Atas dua kejadian kebakaran sampah tersebut, Damkar Kota Cimahi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terlebih meninggalkan api dalam kondisi masih menyala.

“Karena, ini akan berakibat seperti kejadian tersebut. Jangan sampai ada korban harta dan jiwa orang lain yang kena akibatnya,” tandasnya. (Mong)

0 Komentar