Didukung Kemendagri dan Investor China, KDS Percepat Pembangunan PSEL Cicukang

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PS
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPST Oxbow Cicukang, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Selasa (30/6/2026). Foto Diskominfo
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPST Oxbow Cicukang, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, mulai memasuki tahap percepatan.

Hal itu ditandai dengan kunjungan tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama perwakilan investor asal China ke lokasi proyek, Selasa (30/6/2026).

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan sebelumnya dengan Kemendagri terkait percepatan realisasi proyek PSEL di Kabupaten Bandung.

Baca Juga:Musim Kemarau Mulai Melanda Tasikmalaya, Sawah Mengering hingga Warga Antre Air di MasjidLiburan Sekolah Makin Seru! de Braga by ARTOTEL Hadirkan Paket Menginap Plus Wisata Mulai Rp789 Ribu

“Hari ini saya kedatangan perwakilan yang ditugaskan oleh Pak Menteri Dalam Negeri, termasuk Pak Direktur. Alhamdulillah, hasil pertemuan hari Jumat lalu hari ini juga ditindaklanjuti dengan hadirnya investor dari China,” kata Dadang.

Menurutnya, fasilitas PSEL yang akan dibangun nantinya memiliki kapasitas pengolahan sampah sekitar 600 hingga 800 ton per hari.

Dadang menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Bandung tinggal menunggu penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebelum proyek masuk ke tahap berikutnya.

“Saya tinggal menunggu MoU karena lokasinya sudah clear, sudah aman. Pak Kades mendukung, lahannya siap dibebaskan, jalannya juga siap diperlebar. Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda,” ujarnya.

Ia berharap hasil peninjauan lapangan tersebut segera dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri sehingga proses administrasi dapat segera diselesaikan.

“Nanti Pak Direktur melaporkan kepada Pak Menteri dan Pak Sekjen, sehingga kita bisa segera menentukan kapan MoU dilakukan,” ucapnya.

Setelah MoU ditandatangani, Pemkab Bandung akan langsung menyusun timeline pekerjaan mulai dari pembebasan lahan, pelebaran jalan hingga tahapan konstruksi.

Baca Juga:Bhakti Kencana University Terapkan Ilmu Publisitas Kampanye PR dan Event Lewat “Aksi Cilik Siaga Bencana”Mahasiswa Ilmu Komunikasi Bhakti Kencana University Gelar Clay Calming

“Termasuk kita akan langsung bikin timeline proses pembebasan lahan, pelebaran jalan dan lain sebagainya, sehingga akhir tahun ini kita mulai running pembangunan. Insyaallah tahun 2027 sudah bisa digunakan,” ungkapnya.

Kang DS (KDS) sapan akrabnya menegaskan, PSEL Cicukang akan mengubah sampah menjadi energi listrik dengan sistem pengolahan modern yang dirancang ramah lingkungan.

“Ini PSEL, pembangkit sampah menjadi energi listrik dengan kapasitas 600 sampai 800 ton per hari. Polanya tidak ada bau karena semua sampah masuk ke ruangan boks tertutup dan langsung diproduksi,” jelasnya.

0 Komentar