Ahmad juga menyayangkan sekaligus menyesalkan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya. Menurutnya, saat mahasiswa menyampaikan aspirasi penolakan MBG, Bupati maupun Ketua DPRD tidak hadir menemui massa.
Namun, ketika aksi dukungan MBG berlangsung, eksekutif maupun legislatif kompak hadir di lokasi dengan memberi “karpet merah” peserta kasi hingga memberi dukungan penuh atas apa yang disampaikan.
Sementara itu, Ketua Umum PC PMII Kabupaten Tasikmalaya, Agis Magfur, menilai aksi dukungan terhadap MBG yang berlangsung serentak di sejumlah daerah mengindikasikan adanya koordinasi dalam pelaksanaannya.
Baca Juga:Ribuan Massa GEMP4R Dukung Program Strategis Nasional, Wabup Pastikan Pemkab Tasikmalaya Beri DukunganPeringatan HANI 2026 Perkuat Komitmen Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
Di sisi lain, Agis menyoroti kesiapan dapur MBG di Kabupaten Tasikmalaya. Berdasarkan hasil pemantauan yang diterimanya, dari hampir 300 dapur MBG yang ada, hanya kurang dari 10 dapur yang dinilai telah memenuhi standar administrasi dan teknis, seperti kepemilikan SLF, PBG, SLHS, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Ia juga menyinggung informasi mengenai penanganan dugaan korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menurutnya harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Program MBG.
“Harus ada evaluasi sistemik terhadap tata kelola dapur MBG, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya. Jangan sampai program strategis nasional justru menjadi ruang bagi praktik korupsi dan kepentingan segelintir pihak,” ujarnya.
Menurut Agis, hingga saat ini masyarakat juga belum merasakan dampak signifikan Program MBG terhadap penurunan angka stunting maupun peningkatan ekonomi pelaku UMKM.
Ia meminta pemerintah dan Satgas MBG segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kembalikan marwah konstitusi Pasal 33 UUD 1945 yang mengamanatkan perekonomian diselenggarakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” pungkasnya.
Diketahui, Senin (29/6/2026) ribuan massa yang megatasnamakan diri Gerakan Masyarakat Pendukung Program Presiden (GEMP4R) Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tasikmalaya. Kedatangannya untuk menyampaikan dukungan terhadap program PSN utamanya MBG.
Baca Juga:Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya Jadikan Momen Asyura untuk Berbagi dengan Anak Yatim dan LansiaASN Kabupaten Tasikmalaya Diminta Kerja Berdampak, Wakil Bupati Dorong Maksimalkan Digitalisasi Layanan
Mereka ditemui langsung Wakil Bupati Asep Sopati Al Ayubi dan Ketua DPRD Budi Ahdiat. Tak hanya itu, keduanya yang menjadi representasi Pemkab Tasikmalaya juga menyatakan dukungan penuh terhadap aspirasi yang disampaikan massa aksi. (Hendi)
