PRPKC Ungkap Dugaan Penyebab Polusi Debu Putih di Padalarang-Cipatat

PRPKC Ungkap Dugaan Penyebab Polusi Debu Putih di Padalarang-Cipatat
Jalan Raya Padalarang-Cipatat di Kampung Pamuncatan, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat tampak memutih seperti tertutup salju. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Selain proses pengolahan di pabrik, Andri mengatakan aktivitas penambangan dan distribusi hasil tambang juga menjadi penyumbang polusi debu di kawasan Karst Citatah.

Di lokasi tambang, proses pemecahan batu dari bongkahan menjadi material berukuran lebih kecil menghasilkan debu yang beterbangan.

Kondisi itu diperparah oleh lalu lintas truk pengangkut yang menggunakan bak terbuka dan diduga membawa muatan melebihi kapasitas.

Baca Juga:3 Bangunan Ruko Terbakar di Ciomas Bogor, Kerugian Ditaksir Capai 700 JutaBPJS Jadi Syarat Pedagang di Marketplace Dapat Insetif, Diskon Biaya Layanan 50 Persen 

“Sepanjang jalur pengangkutan hasil tambang, debu ikut beterbangan dan mencemari lingkungan. Material yang diangkut dengan bak terbuka, bahkan diduga melebihi kapasitas, membuat debu mudah tersebar hingga ke permukiman,” ujarnya.

Akibatnya, rumah warga, pepohonan, hingga badan jalan di sepanjang Jalan Padalarang-Cipatat kini diselimuti debu putih sebagaimana yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Andri mengingatkan, kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan masyarakat apabila tidak segera ditangani.

“Kalau kondisi ini terus dibiarkan, dampaknya bukan hanya lingkungan yang tercemar, tetapi juga kesehatan masyarakat di sekitar kawasan tambang. Risiko penyakit seperti ISPA, iritasi mata, hingga gangguan pada kulit akan semakin besar,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar