35 Ruas Jalan Rusak di 13 Kecamatan Bandung Barat Masuk Program Perbaikan 2026

Lubang besar yang tertutup air hujan terlihat di ruas Jalan Rancapanggung-Cikadu, Kecamatan Cililin, Bandung B
Lubang besar yang tertutup air hujan terlihat di ruas Jalan Rancapanggung-Cikadu, Kecamatan Cililin, Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 35 ruas jalan rusak di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi target perbaikan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat hingga 2026.

Program tersebut diprioritaskan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.

Jeje mengatakan pembangunan jalan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

Baca Juga:Empat Kali Diduga Jadi Korban Asusila, Bocah di Ciampea Alami Trauma hingga Kehilangan Percaya DiriProyek Cirahong 2 Tunggu Kepastian Pusat, Pemkab Tasikmalaya Siapkan Dana untuk Bebaskan Lahan

“Perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus utama pemerintah mengingat masih banyak ruas jalan di KBB yang mengalami kerusakan, sementara kondisi geografis wilayah yang luas dan didominasi kawasan pegunungan membuat akses transportasi menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat,” ujar Jeje di Ngamprah, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, infrastruktur jalan yang memadai akan berdampak langsung terhadap kemudahan akses pelayanan publik, distribusi barang, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami menargetkan 35 ruas jalan ini selesai ditingkatkan pada 2026 agar masyarakat merasakan akses yang lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung aktivitas ekonomi maupun pelayanan publik,” katanya.

Ia menegaskan pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan di kawasan perkotaan, tetapi juga menyasar daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.

“Pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah tertentu. Daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses juga harus mendapatkan perhatian agar manfaat pembangunan bisa dirasakan secara merata,” ujarnya.

Sebanyak 35 ruas jalan yang masuk program peningkatan tersebar di 13 kecamatan, yakni Batujajar, Cikalong Wetan, Cipeundeuy, Cipatat, Ngamprah, Saguling, Cililin, Sindangkerta, Gunung Halu, Cipongkor, Rongga, Lembang, Cisarua, dan Parongpong.

Di Kecamatan Batujajar, perbaikan difokuskan pada rehabilitasi Jalan Selacau-Lagadar serta Jalan Cangkorah-Batas Leuwigajah. Sementara di Kecamatan Ngamprah, pekerjaan meliputi rehabilitasi Jalan Kampung Campakar, Somawinata, Mekarsari-Cilame, hingga Jalan H Gofur.

Baca Juga:Kekeringan Kembali Terjang Nanggung Bogor, 512 Warga Terdampak Krisis Air BersihPolres Tasikmalaya Turun Tangan Percantik Alun-Alun Singaparna, Gaungkan Semangat Indonesia Asri

Wilayah selatan Bandung Barat juga menjadi perhatian melalui peningkatan ruas jalan di Kecamatan Cililin dan Sindangkerta guna memperkuat akses menuju desa, kawasan produktif, dan pusat aktivitas masyarakat.

Program serupa juga menyasar ruas jalan di Kecamatan Gunung Halu, Cipongkor, dan Rongga untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan perekonomian warga.

Di wilayah utara, perbaikan jalan di Kecamatan Lembang, Cisarua, dan Parongpong diharapkan memperkuat akses menuju kawasan wisata, permukiman, serta pusat pelayanan masyarakat.

0 Komentar