Bogor Siapkan Jalur Kereta Baru, Tenjo-Jasinga hingga Kereta Gantung Puncak Masuk Kajian

Kereta
Ilustrasi jalur kereta baru
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai mematangkan rencana pengembangan jalur kereta yang akan menghubungkan sejumlah wilayah strategis di bagian barat hingga selatan Kabupaten Bogor.

Sejumlah rute baru yang tengah dikaji meliputi jalur Tenjo-Jasinga, Tenjo-Parung Panjang, hingga pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, Pemkab Bogor telah menggelar sejumlah pertemuan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI), investor, hingga penyedia jasa transportasi asal China guna membahas pengembangan moda transportasi massal tersebut.

Baca Juga:Proyek Cirahong 2 Tunggu Kepastian Pusat, Pemkab Tasikmalaya Siapkan Dana untuk Bebaskan LahanKekeringan Kembali Terjang Nanggung Bogor, 512 Warga Terdampak Krisis Air Bersih

“Kemarin kita sudah rapat dengan PT KAI, beberapa investor, maupun penyedia jasa kereta api dari China. Ada pembahasan kereta rel listrik, kereta gantung, dan beberapa alternatif lainnya,” ujar Rudy kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).

Menurut Rudy, pemerintah daerah saat ini masih menjalankan berbagai tahapan kajian sebelum proyek tersebut masuk ke tahap lanjutan.

Salah satu prioritas utama yang diusulkan adalah pembangunan jalur kereta Tenjo-Jasinga.

Selain itu, Pemkab Bogor juga tengah mengkaji pengembangan jalur Tenjo-Parung Panjang guna memperkuat konektivitas di kawasan barat Kabupaten Bogor yang terus berkembang.

Di sektor pariwisata, pemerintah daerah juga melanjutkan penjajakan pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak.

Kajian tersebut dilakukan setelah adanya penandatanganan nota kesepahaman terkait rencana pembangunan jalur kereta gantung dari Gadog menuju rest area Gunung Mas.

“Yang kita usulkan pertama Tenjo-Jasinga, kedua Tenjo-Parung Panjang, kemudian ada juga kajian kereta gantung dari Gadog sampai rest area Gunung Mas,” ungkapnya.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Turun Tangan Percantik Alun-Alun Singaparna, Gaungkan Semangat Indonesia AsriMahasiswa Ditemukan Tewas di Semak-semak Ciseeng, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Rudy menegaskan, proyek pengembangan transportasi tersebut tidak dapat direalisasikan dalam waktu singkat karena membutuhkan kajian teknis yang mendalam, dukungan investasi, serta perencanaan yang matang.

“Butuh waktu, butuh proses. Mudah-mudahan dengan waktu yang ada kita bisa segera menindaklanjutinya,” tegas Rudy.

Pengembangan jalur transportasi ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor.

0 Komentar