Rajiv Desak Polisi Tangkap Segera DPO Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung

Rajiv Desak Polisi Tangkap Segera DPO Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung
Rajiv Desak Polisi Tangkap Segera DPO Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung
0 Komentar

Jabar Ekspres – Legislator DPR RI Dapil Jawa Barat II, Rajiv, mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung.

Kasus yang diduga dilakukan oleh Taufik Hidayat (TH) itu disebut telah menimbulkan keprihatinan luas karena korban diduga mengalami penyekapan dalam waktu lama hingga mengalami kekerasan berulang.

Rajiv menilai aparat tidak boleh memberi ruang sedikit pun bagi pelaku yang kini diduga telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga:Pemkab Bogor Cek 81 Kendaraan Dinas, Lelang Jadi Opsi untuk Unit Tak LayakSkinmology Usung Standar Eropa, Tawarkan Solusi Perawatan Kulit untuk Iklim Tropis

“Ini bukan sekadar kasus kriminal biasa. Ini menyangkut kemanusiaan. Polisi harus segera menangkap pelaku, jangan sampai ada ruang untuk kabur atau menghilangkan jejak,” ujar Rajiv dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2026).

Ia menegaskan bahwa langkah cepat aparat sangat penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus rasa keadilan bagi korban.

“Negara tidak boleh kalah cepat dari pelaku. Semua sumber daya harus dikerahkan agar DPO ini segera ditangkap dan diproses hukum,” tambahnya.

Selain penegakan hukum, Rajiv juga menyoroti kondisi korban yang membutuhkan pemulihan menyeluruh, baik secara fisik maupun psikologis.

“Korban harus menjadi prioritas. Penanganan medis, pendampingan psikologis, dan pemulihan sosial harus dilakukan secara maksimal agar korban bisa kembali menjalani hidupnya,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku untuk segera melapor kepada aparat kepolisian.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Jika ada informasi sekecil apa pun terkait keberadaan pelaku, segera sampaikan kepada pihak berwajib,” pungkasnya.

0 Komentar