JABAR EKSPRES – Sebuah video yang memperlihatkan kendaraan roda empat tersendat di jalur perlintasan kereta api di Jalan Laswi, Kota Bandung, viral di media sosial dan menuai keluhan dari sejumlah pengguna jalan.
Berdasarkan video yang beredar, sebuah mobil terlihat tersangkut di area perlintasan hingga nyaris tidak dapat bergerak akibat kondisi jalan di sekitar rel.
Menanggapi hal tersebut, Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa perlintasan kereta api di Jalan Laswi saat ini tengah menjalani proses perbaikan geometri jalur.
Baca Juga:Kemarau Mulai Berdampak, Lebih dari 1.200 Warga Bogor Alami Krisis Air BersihKorsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu, Dua Rumah di Salawu Hangus Dilalap Si Jago Merah
“Menanggapi video yang beredar, saat ini kami sedang melakukan pekerjaan perbaikan geometri di Jalan Laswi. Pekerjaan tersebut harus dilakukan untuk memastikan posisi rel kereta api tetap berada pada kondisi ideal guna menjamin keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Kuswardojo dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).
Ia menjelaskan, dalam proses pekerjaan tersebut pihaknya melakukan sejumlah penyesuaian, mulai dari elevasi permukaan rel, kelandaian radius lengkung, lebar jalur, hingga penyempurnaan konstruksi di sekitar area perlintasan agar operasional kereta api tetap aman.
“Pekerjaan di Jalan Laswi dimulai pada 20 hingga 26 Juni dengan tahapan pembongkaran rel, pengangkatan bantalan, penggantian batu balas, serta pengisian batu balas baru. Selanjutnya dilakukan proses pemadatan pada 27 sampai 29 Juni, dan direncanakan pengaspalan akan selesai pada 30 Juni,” ungkapnya.
Menurut Kuswardojo, proses pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan sistem pengerjaan bergantian di sisi kanan dan kiri jalur perlintasan.
“Setelah pekerjaan selesai, tidak bisa langsung dilakukan pengaspalan karena dibutuhkan waktu untuk proses pemadatan agar posisi rel tidak bergeser. Setelah kondisi benar-benar padat, baru dilakukan pengaspalan kembali,” katanya.
Kuswardojo menambahkan, proses perbaikan geometri jalur tersebut telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian dan merupakan pekerjaan penting yang harus dilakukan demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.(San)
