Kepala TK Mutiara Bunda, Imelia Nurunnafisah, mengatakan tema budaya Sunda sengaja diangkat dalam pelepasan tahun ini sebagai bentuk pengenalan identitas budaya kepada anak sejak usia dini.
Menurutnya, budaya Sunda tidak hanya kaya akan kesenian, tetapi juga sarat nilai karakter yang penting ditanamkan kepada anak-anak.
“Kami ingin mengenalkan jati diri mereka sebagai urang Sunda. Di dalamnya ada nilai someah, ramah, hormat kepada orang tua dan guru, menghargai sesama serta semangat kebersamaan. Penampilannya memang tidak sempurna, tetapi kami bangga dengan keberanian dan usaha anak-anak,” katanya.
Baca Juga:Bahlil Sebut Pasokan Batu Bara Aman, Publik Duga Utang Pemerintah ke PLN Jadi Alasan Pemadaman BergilirHarga BBM Subsidi Bertahan Bantu Jaga Daya Beli Masyarakat, Benarkah?
Pilihan tema tersebut mendapat sambutan positif dari para orang tua. Mereka mengaku terkesan melihat keberanian anak-anak tampil di depan umum sekaligus mengenal budaya daerahnya sendiri.
Apalagi, TK Mutiara Bunda selama ini dikenal aktif membina potensi peserta didik dan telah melahirkan banyak anak berprestasi dalam berbagai ajang di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Di lapangan sekolah itu, perpisahan bukan hanya tentang berakhirnya masa taman kanak-kanak. Ia menjadi penanda sebuah perjalanan kecil yang telah berhasil dilalui. Perjalanan dari anak-anak yang dulu takut ditinggal orang tuanya, menjadi pribadi-pribadi kecil yang kini siap melangkah menuju gerbang sekolah dasar dan babak baru dalam kehidupannya. (Hendi)
