JABAR EKSPRES – Sejumlah pengendara mengaku pernah mengalami situasi berbahaya saat melintas di perlintasan sebidang rel kereta api Jalan MA Salmun, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, sebelum dipasangnya palang pintu sementara oleh PT KAI Daop 1 Jakarta.
Salah seorang pengguna jalan, Rere (24), warga Ciomas, Kabupaten Bogor, mengaku pernah hampir terserempet kereta karena jarak sepeda motornya yang sangat dekat dengan jalur rel saat menunggu kereta melintas sebelum adanya palang pintu sementara.
Menurutnya, kondisi perlintasan sebelumnya cukup rawan karena tidak memiliki batas aman yang jelas bagi pengendara. Meski sudah ada petugas yang berjaga, pengaturan lalu lintas dinilai belum sepenuhnya mampu mencegah kendaraan berhenti terlalu dekat dengan rel.
Baca Juga:Bupati Garut Warning SKPD, Evaluasi Kinerja Tak Boleh Lambat DitindaklanjutiPembangunan Sudah 90 Persen, Jembatan Darurat WIKA di Klapanunggal Bogor Ambruk
“Pernah hampir terserempet karena jaraknya benar-benar dekat saat kereta lewat. Apalagi dulu belum ada palang, jadi batas amannya tidak jelas,” kata Rere saat ditemui di Kota Bogor, Senin (22/6/2026).
Rere menilai keberadaan palang pintu sementara yang kini telah dipasang membuat kondisi lalu lintas menjadi lebih aman dan tertib. Pengendara pun memiliki batas yang jelas mengenai kapan harus berhenti dan kapan dapat kembali melintas.
“Sekarang jauh lebih aman. Kalau palang sudah turun, otomatis kendaraan berhenti. Jadi ada batas yang jelas dan tidak membuat waswas terserempet atau bahkan tertabrak kereta,” ujarnya.
Senada dengan Rere, Zahira (20), warga Kebun Raya Residence, Bogor Barat, yang kerap melintasi perlintasan tersebut untuk bekerja, mengaku kondisi sebelumnya sering membuat pengendara berada terlalu dekat dengan jalur kereta karena tidak adanya pembatas fisik yang jelas.
“Kalau dulu sering lihat motor atau mobil berhenti terlalu dekat dengan rel. Bahkan kalau sedang ramai, antreannya bisa sampai mepet jalur kereta,” kata Zahira saat ditemui di Kota Bogor, Senin (22/6/2026).
Ia menilai pemasangan palang pintu sementara oleh PT KAI merupakan langkah penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan di perlintasan sebidang tersebut.
“Dengan adanya palang, sekarang lebih tertib dan jelas. Risiko pengendara terlalu maju ke rel sehingga berpotensi terserempet atau tertabrak kereta juga bisa dikurangi,” ujarnya.
