Polda Kumpulkan Ojol se-Jabar, Ada Apa?

Polda Kumpulkan Ojol se-Jabar, Ada Apa?
Pengemudi Ojol se- Jabar saat diberikan materi keselamatan dalam berlalu lintas oleh jajaran Ditlantas Polda Jabar. Dok. Ditlantas Polda Jabar
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) melalui Jajaran Direktorat Lalu lintas (Ditlantas), pada 18 – 19 Juni 2026 kemarin, resmi mengumpulkan seluruh pengendara ojek online (ojol) yang tersebar di beberapa wilayah.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di aula Ditlantas Polda Jabar, Kota Bandung, menurut Dir Lantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono sengaja dilakukan sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-80 Bhayangkara.

Dikemas melalui kegiatan “Polantas Menyapa Gathering Ojol Kamtibmas Se-Wilayah Hukum Polda Jabar”, Raydian mengatakan hal ini penting dilakukan oleh jajarannya.

Baca Juga:Tersenggol Saat Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Gunung Putri BogorSambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Bersihkan Masjid Agung Mangunreja dan Serahkan Bantuan

Pasalnya bukan hanya sekadar ajang silaturrahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada para pengemudi ojol dari pihak kepolisian.

“Kegiatan Gathering Ojol Kamtibmas ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan para pengemudi ojek online dalam berlalu lintas secara aman dan tertib,” ucapnya, Sabtu, (30/6/2026).

Raydian mengatakan, para pengemudi ojol kini telah menjadi garda terdepan dan mitra kepolisian untuk memberi contoh keselamatan dalam berlalulintas lintas kepada masyarakat.

Maka dari itu, tidak hanya mengedukasi, dalam kegiatan tersebut jajaranya juga memberikan coaching clinic hingga berbagai perlombaan salah satunya safety riding, yang diharapkan para pengemudi ojol pada saat menjalankan tugasnya tetap mematuhi aturan keselamatan berlalulintas.

“Melalui lomba safety riding ini, kami ingin menanamkan budaya berkendara yang berkeselamatan. Kemampuan teknis yang baik harus dibarengi dengan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Dengan demikian, angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” ucapnya.

Sehingga melalui kegiatan tersebut, Raydian menuturkan bahwa jajarannya akan terus mengajak masyarakat khususnya para pengemudi ojol lainnya sebagai agen perubahan hingga pelopor keselamatan dalam berlalulintas.

“Kami mengajak seluruh pengemudi ojek online untuk menjadi agen perubahan, duta keselamatan, dan pelopor tertib berlalu lintas. Sinergitas yang telah terjalin antara Polri dan komunitas ojol diharapkan semakin kuat demi mewujudkan Kamseltibcarlantas dan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Jawa Barat,” imbuhnya. (San)

0 Komentar