Konflik Agraria di Tamansari Bogor Memanas, Enam Warga Dilaporkan ke Polisi

Konflik Agraria di Tamansari Bogor Memanas, Enam Warga Dilaporkan ke Polisi
Aliansi mahasiswa-warga Sukajaya saat gelar aksi demo di komplek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. FOTO: Dzihar/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Konflik agraria antara warga Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor dan PT PMC berlanjut ke proses hukum hingga enam warga dilaporkan ke polisi dan telah memenuhi panggilan pemeriksaan.

Pendamping warga Sukajaya, Agus, mengatakan dua dari enam warga yang dipanggil polisi telah memasuki tahap pro justitia meski masih berstatus saksi.

“Sekarang ada enam warga yang dipanggil. Dua orang sudah masuk pro justitia. Semuanya masih berstatus saksi, tetapi pemanggilannya sudah sampai sembilan kali,” ujar dia, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga:Pemkab Bogor Tegaskan Tak Akan Proses SHGB PT BSS Sebelum Sengketa Lahan SelesaiGeruduk Kantor ATR/BPN, Pemuda LIRA Soroti Sengketa Lahan di Kabupaten Bogor

Katanya, dua ketua RT menjadi warga pertama yang dipanggil, mereka dilaporkan usai mempertanyakan identitas petugas yang hendak melakukan pengukuran lahan.

“Saat ada pihak yang mengaku dari PT PMC hendak melakukan pengukuran, Ketua RT hanya menanyakan identitas dan asal mereka. Itu tidak bisa mereka perlihaykan, akhirnya datang surat panggilan dari kepolisian karena merebut lahan orang lain,” jelas Agus.

Ia menilai laporan itu janggal karena peristiwa yang dipersoalkan terjadi di jalan umum, bukan di lahan yang menjadi objek sengketa.

Sebab, kata dia, pasal yang digunakan dinilai tidak berkaitan dengan kejadian di lapangan.

“Dalam prosesnya ada penggunaan Undang-Undang Perlindungan Anak. Kami tidak mengerti apa maunya ini? Dan itu masuk sampai pro justitia kami tidak mengerti,” kata dia.

Ia mengatakan, laporan terhadap enam warga tersebut diajukan oleh pihak yang disebut sebagai Direktur Utama PT PMC.

Meski begitu, pihaknya meminta kejelasan status pelapor dan transparansi dalam proses hukum.

Pewarta: Dzihar

0 Komentar