JABAR EKSPRES – Jajaran Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat membagikan buku saku kepada para pengemudi ojek online atau ojol, melalui gathering dengan para pengemudi ojol di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono menyampaikan bahwa, pembagian buku saku itu penting dilakukan guna meningkatkan keselamatan dan ketertiban para pengemudi ojol saat berlalulintas.
“Kita berikan arahan tentang keselamatan berlalu lintas, kemudian tentang kamtibmas, pelayanan 110, kemudian bantuan hidup dasar, pengetahuan ataupun mengingatkan kembali tentang BPJS dan Jasa Raharja,” katanya.
Baca Juga:Imbas Kenaikan BBM, Kurir dan Ojol di Cimahi Keluhkan Pendapatan Harian MenyusutKenaikan Harga Pertamax Dikeluhkan Warga Bandung, Pengemudi Ojol Khawatir Biaya Hidup Ikut Merangkak Naik
Selain beberapa arahan, Raydian mengaku bahwa jajaranya juga dalam kegiatan tersebut memberikan sejumlah materi tentang keselamatan dalam berkendara di jalan raya.
Raydian menyebut, para pengemudi ojol selaku mitra kepolisian, dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi para pengguna jalan raya lainnya.
“Karena Rekan-rekan ojol selama ini sudah bersinergi dengan para Kasat Lantas di jajaran. Mereka pasti sudah diberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Sementara itu di lokasi yang sama, perwakilan pengemudi ojol, Ian (46) menyebut bahwa pemberian buku saku oleh Ditlantas Polda Jabar cukup penting bagi pihak.
Sebab buku saku tersebut, menurutnya dapat menjadi bekal bagi para pengemudi ojol saat melakukan aktivitasnya di jalan raya.
“Buku saku ini mungkin sebagai kasih sayang dari Pak Dirlantas kepada teman-teman supaya dibawa setiap saat dan dipahami setiap saat tentang arti keselamatan juga tertib berlalu lintas,” ungkapnya.
Maka dengan adanya hal ini, ia berharap para pengemudi ojol khususnya di Jawa Barat dapat menjadi contoh dalam berlalu lintas kepada masyarakat atau pengguna jalan raya lainnya.
Baca Juga:Penutupan Bundaran Pangdam Jatinangor Dikeluhkan, Ojol dan Pedagang Mengaku Omzet Turun Drastis
“Safety riding memang sudah diedukasi dari Polda Jabar. Kita sudah mendapatkan pembelajaran yang banyak terkait itu,” pungkasnya. (San)
