Berdasarkan pantauan di lokasi, aksi sempat diwarnai ketegangan kecil di lapangan, termasuk pembakaran ban yang sempat membuat situasi memanas dan mengenai kaki salah satu mahasiswa.
Di tengah aksi tersebut, massa juga mengajak pengguna jalan untuk membunyikan klakson sebagai bentuk simbolik protes dengan narasi “capek jadi WNI”, yang sempat direspons oleh sejumlah pengendara yang melintas.
Pada akhirnya, massa membubarkan diri dengan tertib saat memasuki waktu salat Magrib setelah rangkaian aksi berlangsung sejak sore hari. Situasi di lokasi berangsur kondusif tanpa adanya insiden lanjutan.
