Bikin Geger Warga, ODGJ Tidur di Bantalan Rel Kereta Cimahi

ODGJ
Petugas gabungan saat melakukan proses evakuasi ODGJ yang ditemukan tidur di bantalan rel kereta api dekat JPL 150 Pusdikpom, Kelurahan Baros, Kota Cimahi. (Doc. Polsek Cimahi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Warga Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Selatan, dibuat heboh oleh laporan adanya orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ yang nekat tidur di bantalan rel kereta api.

Lokasinya berada tepat di dekat Palang Pintu JPL 150 Pusdikpom, Jalan Bapak Ampi RT 01 RW 03.

Laporan itu diterima pada Senin, 15 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 WIB.

Begitu menerima informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Baros, Aipda Saepudin, langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pengecekan sekaligus mengamankan area sekitar.

Baca Juga:Diduga Korsleting Listrik, Rumah-Toko Sparepart Motor di Citeureup Bogor Ludes TerbakarPendampingan UKS di Ciawi, Disdikbud Tasikmalaya Dorong Sekolah Cetak Generasi Sehat dan Berkarakter

Keberadaan ODGJ di jalur kereta api menjadi ancaman serius bagi keselamatan jiwa. Jalur tersebut setiap hari dilalui kereta api dengan kecepatan tinggi, sehingga sedikit saja kelengahan bisa berujung fatal.

Untuk penanganan cepat, Saepudin mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Tim Puskesmas Cigugur Tengah, Tim TRC Dinsos Kota Cimahi, Peksos Kelurahan Baros, serta Satpam Stasiun Cimahi.

Kolaborasi lintas sektor pun langsung digerakkan agar proses evakuasi berjalan aman.

“Tindakan di lapangan meliputi cek TKP, koordinasi medis dan sosial, hingga proses evakuasi ODGJ. Pendekatan humanis dilakukan agar ODGJ mau diajak tanpa perlawanan yang membahayakan petugas dan warga,” ujar Saepudin saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/26).

Setelah dilakukan penanganan di lokasi, pada pukul 12.30 WIB ODGJ tersebut berhasil dievakuasi dari rel kereta api. Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa untuk mendapat penanganan lebih lanjut dari tim medis dan Dinas Sosial Kota Cimahi.

Sementara itu, Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan menegaskan bahwa keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. Menurut dia, pihak kepolisian tidak akan menunggu laporan berulang jika menemukan titik rawan yang berpotensi mengancam keselamatan, termasuk jalur kereta api.

Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi tersebut. Kerja sama antara Polri, Puskesmas, Dinas Sosial, dan satpam dinilai sangat membantu penanganan di lapangan.

Baca Juga:Warung Sembako Jadi Kedok Peredaran Miras, Polisi Sita 110 Botol Alkohol di Dramaga BogorDiduga Sakit, Pria di Cileungsi Bogor Ditemukan Meninggal Dunia di dalam Kamar

“Secara keseluruhan, kegiatan evakuasi berjalan aman dan kondusif. Polsek Cimahi mengimbau masyarakat segera lapor ke call center 110 jika melihat ODGJ atau warga terlantar di tempat berbahaya demi keselamatan bersama,” tandasnya. (Mong)

0 Komentar