JABAR EKSPRES – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat 83.014 wisatawan berkunjung ke berbagai destinasi wisata selama Mei 2026.
Angka tersebut menunjukkan sektor pariwisata Bandung Barat masih menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi sekaligus magnet bagi wisatawan yang berlibur di Jawa Barat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat, Asep Dendih, mengatakan data kunjungan tersebut dihimpun dari 15 objek wisata yang tersebar di sejumlah wilayah Bandung Barat.
Baca Juga:Potensi Wisata Melimpah, Infrastruktur Jalan Masih Jadi PR Bandung BaratDisparbud KBB Siapkan Wisata Selatan Jadi Magnet Baru Pariwisata
“Data itu mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk berwisata ke berbagai destinasi yang ada di wilayah Bandung Barat,” kata Asep saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).
Menurut dia, mayoritas kunjungan wisatawan masih terkonsentrasi di kawasan utara Bandung Barat, khususnya Lembang, Parongpong, dan Cisarua. Kawasan tersebut selama ini menjadi pusat aktivitas pariwisata karena didukung beragam destinasi wisata alam, kuliner, rekreasi keluarga, hingga wisata edukasi.
“Total kunjungan wisatawan ke Bandung Barat selama Mei 2026 ada 83.014 orang. Paling banyak itu memang terjadi pada satu hari kunjungan yang mencapai 23.219 wisatawan,” ujarnya.
Asep menilai tingginya kunjungan tersebut menunjukkan daya tarik pariwisata Bandung Barat masih kuat di tengah persaingan dengan daerah tujuan wisata lain di Jawa Barat.
“Fokus wisatawan memang masih di wilayah utara kalau melihat data kunjungan. Alhamdulillah Bandung Barat ini ternyata tetap memiliki daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung,” katanya.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus mendorong pengembangan destinasi wisata di wilayah barat dan selatan agar aktivitas pariwisata tidak hanya terpusat di kawasan utara.
Menurut Asep, pemerataan pengembangan destinasi wisata penting dilakukan agar manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai wilayah.
Baca Juga:Lembang dan Cisarua Diserbu Wisatawan, Satlantas Terapkan Rekayasa Lalu LintasDinkes KBB Kerahkan Petugas Kesehatan di Kawasan Wisata Lembang Saat Libur Panjang
“Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pemerataan kunjungan wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan sektor pariwisata akan terus dilakukan melalui peningkatan kualitas destinasi, penguatan promosi, serta pengembangan potensi wisata yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.
“Kami menargetkan sektor pariwisata tetap menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah melalui peningkatan kualitas destinasi, penguatan promosi, serta pengembangan potensi wisata yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten,” pungkasnya. (Wit)
