Menurut Dicky, apabila kurs dolar tetap tinggi selama dua minggu hingga satu bulan ke depan, dampaknya akan semakin terasa bagi pelaku industri maupun sektor yang masih mengandalkan bahan baku impor.
Karena itu, ia berharap pemerintah pusat mengambil langkah fiskal untuk menjaga stabilitas nilai tukar.
Ia menegaskan, penguatan sektor hulu menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus memperkuat daya tahan industri nasional.
Baca Juga:Trotoar hingga Bahu Jalan Dikuasai PKL, Pemkab Segera Tata Singaparna yang SemrawutKampung Naga Ditutup Tiga Bulan, Sejumlah Destinasi Alternatif Bisa Jadi Pilihan
“Untuk komoditas yang masih bergantung pada impor, kita harus memperkuat produksi lokal. Pemberdayaan sektor industri tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan bahan baku lokal yang berkualitas dan berkelanjutan,” pungkasnya.
