JABAR EKSPRES – Timnas Putri Indonesia bersiap menghadapi perubahan strategi dari kesebelasan Singapura. Walaupun secara rekam jejak, tim asuhan Satoru Mochizuki itu pernah menumbangkan Singapura dalam beberapa pertemuan.
Satoru Mochizuki juga memanfaatkan kesempatan yang ada untuk mematangkan tatktik dan strategi. Termasuk dalam sesi official training di Lapangan ITB, Selasa (2/6) jelang laga Rabu (3/6).
Bek Timnas Remini Rumbewas mengaku tetap berhati-hati walaupun sudah ada pengalaman mengalahkan Singapura. “Kami pernah bermain bersama Singapura. Tapi menurut kami pasti ada perubahan strategi. Dan pasti mereka juga ada evaluasi juga tentang kami, ” terangnya, Selasa (2/6).
Baca Juga:Terekam CCTV Saat Bobol Toko, Spesialis Pencuri di Sukaraja Tasikmalaya Akhirnya Dibekuk PolisiKing Kobra Masuk Garasi Rumah Warga di Parung Panjang, Damkar Turun Tangan
Pemain bernomor punggung itu melanjutkan, pihak juga tentu tidak berangkat dengan bekal kosong. Manajemen dan kepelatihan juga telah menyiapkan tim dengan maksimal untuk laga WOMEN’S Garuda Championship Series 2026 ini.
“kami juga punya pelatih dan asisten dan lainnya, sehingga kami juga bisa mempersiapkan untuk pertandingan besok,” katanya.
Kesiapan pertandingan juga disampaikan Pelatih Timnas Putri Indonesia Satoru Mochizuki. Meski teman baik dengan pelatih Singapura, ia tentu akan menyiapkan timnya dengan maksimal.
“Kami sangat excited terhadap pertandingan ini karena pelatihnya juga teman baik,” ungkapnya.
Baginya pelatih Singapura juga punya kapasitas hebat. Sehingga pihaknya juga bakal berhati-hati menghadapi gempuran Singapura.
Ia juga belum bisa menebak skema permainan lawan. “Karena pelatihnya juga bagus, jadi pasti kita sangat berhati-hati. Mereka akan bermain dengan cara baru juga. Jadi kita belum tahu akan bermain seperti apa” jelasnya.
Namun demikian, ia optimistis dengan skuad yang ia bawa. Ia percaya Garuda Pertiwi bisa menang. “Sepak bola Indonesia juga pastinya dalam fase yang terus berkembang. Pertandingan kali ini diharapkan bisa makin mengembangkan permainan,” cetusnya. (son)
