Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Kabupaten Bandung Capai 1,2 Ton, Disembelih di Dayeuhkolot!

Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Kabupaten Bandung Capai 1,2 Ton, Disembelih di Dayeuhkolot!
Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Kabupaten Bandung Capai 1,2 Ton, Disembelih di Dayeuhkolot!
0 Komentar

Jabar Ekspres – Pemerintah Kabupaten Bandung menerima bantuan satu ekor sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Sapi berbobot lebih dari satu ton itu rencananya akan disembelih di wilayah terdampak banjir di Kecamatan Dayeuhkolot.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania membenarkan adanya bantuan sapi kurban dari Presiden untuk Kabupaten Bandung.

Baca Juga:Angkot Adu Banteng dengan Truk Tangki Air di Cibungbulang Bogor, 3 Orang LukaHujan Disertai Angin Kencang Rusak 90 Rumah di Rumpin Bogor

“ Iya benar, ada. Satu ekor,” kata Ina saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026) malam.

Ina menjelaskan, sapi kurban tersebut memiliki bobot sekitar 1,1 hingga 1,2 ton berdasarkan hasil penimbangan terakhir.

Menurutnya, sapi tersebut rencananya akan dipotong di DKM Miftahul Jannah, Kecamatan Dayeuhkolot, yang sebelumnya menjadi salah satu wilayah terdampak banjir di Kabupaten Bandung.

“Rencananya di daerah yang kemarin terkena banjir di Dayeuhkolot, di DKM Miftahul Jannah,” ungkapnya.

Saat ini, sapi kurban bantuan Presiden itu masih berada di kandang peternak dan belum dikirim ke lokasi penyembelihan. Pengiriman direncanakan dilakukan H-1 Idul Adha.

“Posisinya belum dikirim, nanti dikirim H-1. Mudah-mudahan besok,” katanya.

Ina menuturkan, sapi kurban tersebut berasal dari peternak lokal Kabupaten Bandung, tepatnya di wilayah Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang. Sebelumnya, Pemkab Bandung mengusulkan sejumlah sapi dengan bobot di atas satu ton kepada pihak Sekretariat Negara.

Baca Juga:Hujan Deras Picu Luapan Kali Cijayanti, 138 Rumah di Babakan Madang TerendamPertamina Gandeng ERIA Perkuat Riset Transisi Energi Berkelanjutan

Ia menyebut, proses penentuan sapi kurban Presiden dilakukan langsung oleh Sekretariat Negara melalui tahapan survei dan pemeriksaan kesehatan secara ketat.

“Sebetulnya kita sudah mengusulkan sapi-sapi yang beratnya diatas 1 ton. Salah satunya ada di beberapa peternak kita dan sudah ada yang dari Sekretariat Negara yang melihat yang di Cimenyan atau di Cilengkrang,” jelas Ina.

Selain survei lokasi, sapi-sapi yang diusulkan juga menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh mulai dari tes darah hingga pemeriksaan kotoran ternak.

“Ada tes kesehatan juga untuk sapinya, termasuk kotoran, tes darah dan lain-lain,” tuturnya.

Ia menambahkan, keputusan akhir pemilihan sapi dilakukan oleh pihak Sekretariat Negara.

“Iya, dipilih dari sana,” pungkasnya.

0 Komentar