Di antara puing-puing lapak yang telah rata dengan tanah, ada kenyataan yang harus dihadapi para pedagang, perjuangan mencari nafkah harus dimulai kembali. Dari nol. Dengan ketidakpastian yang masih membayangi hari esok. (dam)
Lapak Rata dengan Tanah, Air Mata Pedagang Cicadas dan Ruang Dialog yang Tak Pernah Datang
