Akibat benturan yang sangat keras tersebut, ketiga orang yang terlibat yakni Muhammad Rizki, Carly Indrawan, dan Irham Mulki Hafidz mengalami luka-luka serius.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung berhamburan keluar rumah untuk memberikan pertolongan pertama. Beberapa warga membantu mengevakuasi korban yang tergeletak di aspal dengan luka lebam dan pendarahan di sejumlah bagian tubuh.
“Akibat dari kejadian tersebut, kedua pengendara berikut penumpang yang dibonceng mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Tim medis di rumah sakit masih melakukan perawatan lebih lanjut terhadap luka-luka yang diderita para korban,” lanjut Ipda Ripki.
Baca Juga:Underpass Gatsu-Baros Mandek, Warga Cimahi Tetap Hadapi Macet dan Risiko Kecelakaan2 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di KM 176 Tol Cisumdawu Sumedang, 1 Korban Meninggal Dunia
Ipda Ripki menambahkan bahwa pihak Satlantas Polres Banjar saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini. Pihaknya juga akan memanggil sejumlah saksi lain yang ikut dalam rombongan konvoi untuk dimintai keterangan guna mengungkap secara terang benderang penyebab utama kecelakaan.
“Kami juga menelusuri apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran marka jalan yang dilakukan oleh pengendara N-Max tersebut,” katanya.
Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing euforia yang berlebihan di jalan raya, terutama saat melakukan konvoi, demi keselamatan bersama. (CEP)
