Mewakili seluruh siswa, Andini menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru, tenaga kependidikan, hingga orang tua yang selama ini mendukung proses pendidikan mereka.
“Kami masuk pada kehidupan selanjutnya tidak mulai dari angka nol tetapi kami telah dibekali oleh ilmu selama di SMKN 3 Cimahi,” ungkapnya penuh haru.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala SMKN 3 Cimahi, Ade Sudrajat, menegaskan pelepasan siswa bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan titik awal para lulusan menghadapi tantangan baru di dunia akademik, wirausaha, maupun industri kerja.
Baca Juga:Polresta Bandung Ringkus Lima Pelaku Begal Sadis terhadap WNA China di Solokan JerukKasus Hukum Pengusaha LPG Asal Bandung Rio Delgado Hassan Selesai Lewat Jalur Perdamaian
“Hari ini hari bersejarah setelah berjuang selama 3 tahun. Perjalanan ini tidak mudah, tetap pelihara semangat sebagai generasi yang tangguh,” ujar Ade.
Menurutnya, tantangan dunia kerja dan pendidikan saat ini menuntut kesiapan mental, kemampuan beradaptasi, hingga karakter yang kuat dari para lulusan SMK.
“Dunia akademik membutuhkan inovatif, dunia wirausaha membutuhkan kegigihan dan kreativitas. Dunia industri membutuhkan pekerja yang memiliki etos yang baik sesuai tuntutan zaman dengan tetap memiliki rencana melanjutkan pendidikan,” tegasnya.
Ade juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter serta kompetensi siswa selama menjalani pendidikan di sekolah tersebut.
“Keberhasilan tidak lepas dari sentuhan tangan dingin bapak ibu guru dengan sabar dan kasih sayang terus membersamai seluruh siswa. Semoga lelah menjadi amal jariah yang tidak putus,” katanya.
Hal senada disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 3 Cimahi, Wiwiek Wahyuni. Ia menyebut proses pendidikan selama tiga tahun telah membentuk siswa menjadi pribadi yang lebih matang dan siap menghadapi kehidupan berikutnya.
“Dengan membawa kompetensi dan kedewasaan, serta banyak kenangan sehingga menjadi pribadi yang tangguh, disiplin dan berilmu,” kata Wiwiek.
Baca Juga:Bongkar Dugaan Asusila Guru BK SMAN 4 Cibinong Terbongkar, Ayah Korban Ungkap KronologisnyaBobotoh Terduga Korban Penganiayaan Jalani Pemeriksaan, Polisi Diminta Segera Amankan Pelaku!Â
Ia menegaskan hubungan antara siswa dan sekolah tidak akan terputus meski para siswa telah resmi dilepas. Para lulusan diminta tetap menjaga nama baik almamater dan terus mengembangkan diri di manapun berada.
“Jaga iman, jangan berhenti belajar dan pulanglah kembali ke SMKN 3 Cimahi dengan segala prestasi serta kebanggaan guna memberikan semangat dan inspirasi bagi adik-adik kelasnya,” tutupnya. (Mong)
