Dewan Dorong Penguatan Kolaborasi dengan Daerah di Tiongkok

Pertemuan DPRD dengan perwakilan Kongres dari Tiongkok. (dok humas)
Pertemuan DPRD dengan perwakilan Kongres dari Tiongkok. (dok humas)
0 Komentar

Jabar Ekspres – DPRD Jawa Barat mendorong penguatan kolaborasi Pemprov dengan berbagai daerah di Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dari sektor ekonomi hingga sosial.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Jawa Barat Buku Wibawa saat menerima kunjungan dari Kongres Republik Rakyat Tiongkok, Selasa (12/5).

Hari itu utusan dari RRT sengaja datang ke DPRD Jawa Barat. Mereka membahas mulai soal pengawasan anggaran yang dilakukan DPRD Jawa Barat, hingga peluang kerja sama dua negara, khususnya Jawa Barat dengan beberapa daerah di Tiongkok.

Baca Juga:Polresta Bandung Ringkus Lima Pelaku Begal Sadis terhadap WNA China di Solokan JerukKasus Hukum Pengusaha LPG Asal Bandung Rio Delgado Hassan Selesai Lewat Jalur Perdamaian

“Kolaborasi ini penting untuk mendukung penguatan kapasitas tata kelola pemerintahan daerah, ” kata Buky.

Politikus Gerindra itu melanjutkan, kolaborasi itu jadi ruang belajar dan pertukaran pengalaman internasional. Apalagi Tiongkok terdapat berbagai daerah yang mumpuni. Baik dari sisi pembangunan hinga ekonomi.

Pengalaman tata kelola itu bisa dijadikan bahan referensi yang kemudian diadopsi dan disesuaikan dengan kondisi Jawa Barat. Sehingga Jawa Barat bisa makin berkembang lagi.

Menurut Buky, Jawa Barat sebenarnya juga tidak asing dalam berkolaborasi dengan berbagai daerah di Tiongkok. Misalnya dengan Provinsi Heilongjiang, Guangxi Zhuang, Chongqing dan Sichuan di Republik Rakyat Tingkok. Kolaborasi terjalin dalam dalam beragam bentuk. Seperti investasi industri, pendidikan, perdagangan, maupun pertukaran teknologi.

“Kami harap ini terus berlanjut dan dikembangkan, ” katanya.

Pengalaman berbagai kerja sama tersebut menunjukkan hubungan antar negara tidak hanya sebatas diplomasi formal, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan, inovasi kebijakan dan peningkatan kapasitas kelembagaan.

Sementara itu, Jawa Barat juga punya banyak potensi untuk di kolaborasi kan. Diantaranya penguatan kapasitas pengelolaan anggaran daerah, kerja sama pengembangan infrastruktur daerah, transfer pengetahuan dalam pengembangan industry dan UMKM, pengembangan smart city dan tata kelola digital, ataupun penguatan sumber daya manusia. (son)

0 Komentar