JABAR EKSPRES – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung menggelar workshop jurnalistik intensif guna mempertajam kompetensi mahasiswa di bidang media dan penulisan berita.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (12/5/2026) di Aula Rektorat Lt. 2 UNIK Cipasung itu menghadirkan praktisi media nasional sebagai upaya menyinkronkan kurikulum akademik dengan realitas industri jurnalistik.
Ketua Prodi KPI UNIK Cipasung, Istianah, menegaskan workshop tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk mendukung capaian pembelajaran lulusan (CPL).
Baca Juga:175 Calon Haji Kabupaten Tasikmalaya Kloter 29 Siap Diberangkatkan ke Tanah SuciGudang Oli Bekas di Gunung Putri Bogor Ludes Terbakar, Dipicu Oli Mendidih dan Meluber
Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki wawasan yang lebih luas dan tidak hanya terpaku pada teori yang diperoleh di ruang kelas.
“Poin pentingnya adalah bagaimana perpaduan teori dan pengalaman lapangan ini menjadi pengetahuan yang mampu memperkuat keterampilan mahasiswa,” ujar Istianah.
Dalam workshop tersebut, UNIK Cipasung menghadirkan Deden Rahadian sebagai narasumber. Kehadiran praktisi media itu diharapkan dapat memberikan perspektif langsung mengenai dunia jurnalistik profesional.
Deden menekankan pentingnya regenerasi insan pers yang profesional dan memiliki integritas tinggi. Ia juga membagikan pengalaman faktual menjadi seorang jurnalis yang tidak selalu ditemukan dalam materi perkuliahan.
“Untuk menciptakan jurnalis yang andal, tidak cukup hanya mengandalkan materi perkuliahan. Mahasiswa membutuhkan gambaran faktual tentang bagaimana profesi ini bekerja di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan, berbagi pengalaman suka dan duka selama menjalani profesi jurnalis merupakan bentuk tanggung jawab moral agar mahasiswa memiliki gambaran nyata sebelum terjun ke dunia kerja.
Workshop jurnalistik tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Salah seorang mahasiswa, Dede Resti, mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru bagi dirinya.
Baca Juga:Bupati Tasikmalaya Rotasi Empat Pejabat Eselon II, Jabatan Kadinkes Kini KosongCJIBF 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Berbagai Proyek InvestasiÂ
“Alhamdulillah seru sekali, menambah wawasan dan ilmunya sangat bermanfaat untuk pembelajaran di prodi yang saya tempuh. Jujur, setelah ini saya jadi semakin penasaran untuk mendalami jurnalistik lebih jauh,” tuturnya. (Hendi)
