Viral Video Nyaris Bentrok Jakmania-Bobotoh di Parung, Polisi Ungkap Pemicu

Rekaman video bentrokan viral antara pendukung Jakmania Persija dan Bobotoh Persib di Jalan Raya Parung-Kemang
Rekaman video bentrokan viral antara pendukung Jakmania Persija dan Bobotoh Persib di Jalan Raya Parung-Kemang, Kabupaten Bogor Pada Minggu (10/05/2026) malam. FOTO: Istimewa.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rekaman video yang memperlihatkan ketegangan antara pendukung Jakmania Persija Jakarta dan Bobotoh Persib Bandung viral di media sosial usai terjadi di Jalan Raya Parung-Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (10/5/2026) malam.

Dalam video yang diterima Jabar Ekspres, dua kelompok suporter terlihat nyaris terlibat bentrokan. Sebuah mobil patroli polisi juga tampak menyalakan sirene untuk mengendalikan situasi dan mencegah kericuhan meluas.

Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah mengatakan, insiden tersebut dipicu teriakan provokatif seorang remaja ke arah rombongan suporter yang melintas. Hal itu memicu sejumlah suporter sempat berbalik arah hingga menimbulkan ketegangan.

Baca Juga:Kebijakan WFH ASN Bawa Efisiensi Energi 44 Persen di Kabupaten BogorRibuan Pelari dari 44 Negara Ramaikan Red Dress Run, Sport Tourism Jateng Kian Mendunia

“Situasi berhasil dikendalikan dengan cepat sehingga potensi bentrokan dapat dicegah. Kami kemudian melanjutkan pengawalan hingga rombongan suporter membubarkan diri dengan aman di Simpang Jampang Kemang,” kata Maman, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya saat berlangsung aktivitas yang melibatkan massa suporter sepak bola.

Ia menegaskan, rivalitas dalam sepak bola tidak boleh berkembang menjadi konflik yang mengganggu ketertiban umum.

“Perbedaan dukungan adalah hal biasa dalam sepak bola. Namun persaudaraan dan ketertiban masyarakat harus tetap diutamakan. Mari bersama-sama menjaga Bogor tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Maman memastikan tidak ada korban jiwa maupun laporan kerusakan dalam peristiwa tersebut. Polisi juga terus mengimbau masyarakat, khususnya para suporter, agar tidak mudah terpancing provokasi yang dapat memicu keributan. (Dzihar)

0 Komentar