“Pemimpin itu sumpahnya harus yang bodoh disekolahkan, yang miskin dibantu, yang susah dibahagiakan. Membangun juga kangan hanya pakai pikiran. Jangan hanya pakai anggaran. Harus pakai rasa,” katanya.
Apabila budaya, tata kota, dan keseimbangan alam tetap dijaga, Bogor tidak hanya menjadi kota yang indah secara fisik, tetapi juga nyaman untuk ditinggali serta memiliki identitas kuat sebagai tanah Sunda.
“Bogor harus dijaga kebersihannya. Lingkungannya harus dirawat. Anak-anaknya harus berani dan punya masa depan.Kalau Bogor ditata dengan baik, Bogor bisa jadi kota impian,” tuturnya.
