Jeje Siapkan Pendampingan dan Akses Sekolah bagi Rizki

Jeje Siapkan Pendampingan dan Akses Sekolah bagi Rizki
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail saat menyambangi Muhammad Rizki bocah pemakan rumput. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Jabar Ekspres – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat memastikan akan memberikan pelayanan maksimal bagi Muhammad Rizki (11), anak penyandang disabilitas asal Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, yang viral karena kebiasaannya mengonsumsi rumput.

Rizki diketahui mengalami gangguan mental dan tunawicara. Aksinya memakan rumput yang terekam dan tersebar di media sosial memicu keprihatinan.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menjelaskan kebiasaan tersebut bukan hal baru. Berdasarkan hasil komunikasi dengan keluarga, perilaku itu sudah berlangsung sejak lama.

Baca Juga:Siswa SMP di Tasikmalaya Duel di Belakang Sekolah, Diduga Dipicu Laga Bola dan ProvokasiSerunya Ratusan Anak di Kecamatan Sukaraja Unjuk Bakat pada Gebyar Kreativitas

“Saya sudah berbincang dengan keluarganya, dan memang kebiasaan makan rumput itu sudah terjadi sejak sekitar tujuh tahun lalu,” ujarnya saat ditemui di kediaman Rizki, Kamis (30/4/2026).

Jeje menegaskan, kondisi tersebut tidak berkaitan dengan faktor ekonomi. Menurutnya, keluarga Rizki tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk makanan.

“Ini bukan karena tidak mampu. Rizki tinggal dengan keluarganya dalam kondisi yang layak dan tetap mendapatkan makanan seperti anggota keluarga lainnya,” katanya.

Sebagai langkah penanganan, Pemkab Bandung Barat akan menerjunkan tim dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Disdukcapil, untuk melakukan pendampingan.

“Nanti akan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada dampak buruk, termasuk risiko infeksi dari kebiasaan tersebut,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga akan mengupayakan akses pendidikan bagi Rizki serta memberikan rehabilitasi sesuai dengan kondisi mental dan keterbatasan komunikasinya.

“Kami juga akan mendorong agar Rizki bisa mendapatkan pendidikan dan pendampingan rehabilitasi yang tepat,” tambahnya.

Baca Juga:438 Jemaah Calon Haji Asal Kabupaten Tasikmalaya DiberangkatkanGeger! Diduga Sakit Seorang Pria Ditemukan Tewas di Perumahan Kota Wisata Cileungsi

Jeje berharap ke depan aparat kewilayahan lebih proaktif dalam mengidentifikasi warga yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih dini tanpa harus menunggu viral di media sosial.

“Ke depan, persoalan seperti ini tidak boleh menunggu viral. Pemerintah di tingkat desa dan kecamatan harus lebih peka dan cepat mengidentifikasi warga yang membutuhkan perhatian,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar