JABAR EKSPRES – Dua pelajar yang diduga merupakan siswa dari salahsatu SMP di Kabupaten Tasikmalaya terlibat pekelahian dengan disaksikan teman-temannya. Perkelahian keduanya diduga berlokasi di dekat lingkungan sekolah mereka.
Perkelahian dua siswa SMP menjadi sorotan setelah video aksi keduanya viral di berbagai media sosial. Dalam rekaman yang beredar pada Rabu (29/4/2026), dua pelajar tampak saling pukul dan saling menjepit hingga terjatuh ke tanah Salah satu siswa terdengar mengerang kesakitan. Namun teman di sekitarnya malah melontarkan kata-kata kasar dan terus merekam kejadian itu dengan ponsel.
Hasil penelusuran, lokasi perkelahian berada di salah satu SMP di Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya. Kapolsek Leuwisari yang wilayah hukumnya mencakup Padakembang, Iptu Pramono, membenarkan kejadian tersebut. “Betul video tersebut. Duelnya terjadi di belakang sekolah pada Selasa (28/4),” kata Iptu Pramono saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).
Baca Juga:Serunya Ratusan Anak di Kecamatan Sukaraja Unjuk Bakat pada Gebyar Kreativitas438 Jemaah Calon Haji Asal Kabupaten Tasikmalaya Diberangkatkan
Menurut Iptu Pramono, dua siswa yang berkelahi masih duduk di kelas tujuh. Perselisihan bermula dari pertandingan sepak bola di sekolah. Situasi memanas setelah keduanya diprovokasi oleh siswa kelas delapan.
“Perselisihan saat main bola kelas tujuh, kemudian diprovokasi oleh kakak kelasnya, kelas delapan. Sehingga terjadilah duel di belakang sekolah, kemudian divideo temannya,” jelas Iptu Pramono.
Iptu Pramono menyebut kedua siswa sebenarnya sudah berdamai usai pertandingan. Namun provokasi dari teman membuat keduanya kembali tersulut emosi.
“Sudah damai, ada yang nantang, dipanasin beda kelas. Dia bangkit lagi, jadi kelahi. Ada campur tangan temannya,” ujarnya.
Akibat perkelahian itu, salah satu siswa mengalami lebam di tubuhnya. Pada Rabu pagi, siswa tersebut tidak masuk sekolah. “Ada yang lebam juga. Satu siswa nggak sekolah. Cuma apakah sakit atau apa, kami masih dalami,” tambah Iptu Pramono.
Polisi dan KPAI Turun Tangan
Menindaklanjuti ha itu l, Polsek Leuwisari memasyikan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Bhabinkamtibmas, dan KPAI Kabupaten Tasikmalaya. Petugas mendatangi sekolah dan mengumpulkan semua pihak yang terlibat.
Komisioner KPAI Kabupaten Tasikmalaya, Asep Nurjaeni, mengatakan pihaknya langsung melakukan pembinaan. Siswa yang terlibat duel, orang tua, kepala sekolah, hingga bagian kesiswaan dikumpulkan pada Rabu pagi.
