Di balik capaian tersebut, peran mitra industri juga menjadi faktor krusial. Dukungan dari PT TKG Taekwang Indonesia disebut turut memperkuat kesiapan mahasiswa dalam berkompetisi, baik dari sisi fasilitas maupun pengembangan kapasitas.
Susilawati menegaskan bahwa sinergi antara kampus dan industri menjadi fondasi penting dalam mencetak mahasiswa berprestasi.
“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT TKG Taekwang Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung kreativitas dan kemampuan literasi komunikasi mahasiswa sehingga mampu meraih prestasi nasional,” ungkapnya.
Baca Juga:Tanggapi Pernyataan KAI, Dishub Kabupaten Bogor Ungkap 9 Perlintasan KA Tunggu Proses dari Pusat dan ProvinsiAngka Anak Putus Sekolah di Kabupaten Tasikmalaya Masih Tinggi, DPRD Ajak Cari Solusi
Sementara itu, Public Relations PT TKG Taekwang Indonesia, Ahmad Haidir, menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia unggul.
“Dukungan ini merupakan langkah strategis untuk memfasilitasi mahasiswa agar memiliki wawasan luas serta daya saing yang diakui secara nasional. Ini bagian dari komitmen kami dalam mencetak lulusan yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan global,” jelasnya.
Prestasi dua mahasiswi ini menjadi bukti bahwa pendekatan pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan dukungan industri mampu melahirkan talenta yang adaptif dan multidimensi.
Lebih jauh, capaian ini mempertegas posisi POLSUB sebagai salah satu politeknik yang terus berkembang dalam mencetak generasi unggul, tidak hanya di bidang teknik, tetapi juga dalam kreativitas dan komunikasi di kancah nasional.
