Jabar Ekspres – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi perkuat pariwisata ramah musim di Jawa Barat. Hal itu juga melihat potensi besar yang ada di Jawa Barat.
Kepala Disparbud Jawa Barat Iendra Sofyan menguraikan, Jawa Barat sendiri memiliki modal kuat dalam pengembangan Pariwisata Ramah Muslim. Pertama bisa dilihat dari populasi penduduk muslim mencapai 97 persen dari total penduduk.
Berikutnya di Jawa Barat tercatat sudah ada 1.250.982 produk bersertifikat halal berdasarkan data BPJH 2025. Kemudian ada juga 329 restoran bersertifikat halal, serta 20 hotel premium dengan fasilitas dapur tersertifikasi halal.
Baca Juga:Akibat Sopir Mengantuk, Mobil Ayla Terguling di Tol Jagorawi BogorSiswa SMP di Tasikmalaya Duel di Belakang Sekolah, Diduga Dipicu Laga Bola dan Provokasi
Ditambah lagi lebih dari 300.000 kunjungan wisatawan Muslim mancanegara tercatat sepanjang tahun 2024. “Potensinya tentu besar, ” katanya, Rabu (29/4).
Iendra melanjutkan, Jawa Barat juga berhasil meraih peringkat pertama dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025. Itu bisa menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam menghadirkan layanan wisata ramah muslim berstandar global.
Iendra menjelaskan, pihaknya akan berupaya menggenjot kembali potensi wisata ramah muslim di Jawa Barat. Salah satunya berkolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait.
Mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media. “Ini terus kami perkuat sinergi pentahelix, ” katanya.
Menurut Iendra, Pariwisata Ramah Muslim bukanlah upaya mengubah karakter destinasi, melainkan menghadirkan layanan tambahan berupa amenitas yang mampu memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim. “Jadi, penguatan sinergi pentahelix menjadi kunci. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, ” cetusnya.
Selepas ini, Pemprov Jabar akan kembali menyelenggarakan Smiling West Java Muslim Friendly Tourism (SWJ-MFT) Award 2026. Ajang ini menjadi instrumen strategis untuk mendorong implementasi Pariwisata Ramah Muslim secara merata di 27 kabupaten kota. Hal itu juga sekaligus memperkuat kolaborasi antar unsur pentahelix.(son)
