Pemkot Akui Serapan Anggaran Belum Optimal Meski APBD Cimahi 2025 Naik Jadi Rp1,76 Triliun

Pemkot Akui Serapan Anggaran Belum Optimal Meski APBD Cimahi 2025 Naik Jadi Rp1,76 Triliun
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira. (Foto: Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menyatakan kebijakan belanja daerah Tahun Anggaran 2025 telah disusun berdasarkan arah kebijakan serta prioritas pembangunan daerah, dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku dan pedoman pemerintah pusat.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2024 setelah melalui proses evaluasi oleh Gubernur Jawa Barat. Nilai belanja daerah pada penetapan awal mencapai Rp1,67 triliun.

“APBD Kota Cimahi Tahun 2025 telah disusun sesuai regulasi dan arah kebijakan pembangunan daerah,” ujar Adhitia, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga:Wakil Wali Kota Cimahi Beberkan Proses Audit Pembangunan Tahun Anggaran 2025Drainase Sempit dan Sedimen Jadi Penyebab Banjir, PUPR Cimahi Terkendala Anggaran Pelebaran

Dalam perjalanannya, terjadi penyesuaian anggaran yang ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota Nomor 52 Tahun 2025. Perubahan tersebut mendorong peningkatan total belanja daerah menjadi Rp1,76 triliun.

Namun demikian, pemerintah daerah mengakui masih terdapat sejumlah pos anggaran yang belum terserap secara optimal. Kondisi ini menjadi perhatian serius untuk perbaikan ke depan, baik dalam aspek perencanaan maupun pelaksanaan anggaran.

“Kami menyadari masih ada anggaran yang belum terserap optimal dan ini menjadi bahan evaluasi bersama,” katanya.

Adhitia menambahkan, secara umum realisasi pembiayaan daerah pada 2025 telah berjalan sesuai kaidah normatif yang berlaku. Meski begitu, efektivitas penggunaan anggaran dinilai masih perlu ditingkatkan agar lebih tepat sasaran.

Pemerintah Kota Cimahi juga menilai catatan strategis dari DPRD sebagai masukan penting dalam memperbaiki tata kelola keuangan daerah.

Evaluasi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas perencanaan serta pelaksanaan APBD pada tahun-tahun berikutnya. (Mong)

0 Komentar