JABAR EKSPRES – Hebohnya berita penangkapan masal ikan sapu-sapu ternyata mengungkap berbagai hal yang belum banyak diketahui orang. Seperti fakta baru bahwa mengonsumsi ikan sapu-sapu ternyata bisa berbahaya pada kesehatan manusia.
Hal ini karena ikan sapu-sapu hidup di lingkungan sungai yang kotor dan bisa menyerap logam berat seperti merkuri dan timbal. Sehingga jika dikonsumsi dalam jangka panjang bisa menimbulkan keracunan makanan, diare, gangguan saraf, kerusakan organ (ginjal/hati), dan potensi kanker dalam jangka panjang.
Sayangnya ada fakta lain yang menyebutkan bahwa ada pedangan siomay yang menggunakan daging ikan sapu-sapu sebagai bahan dasarnya.
Baca Juga:Akun Instagram Baru Bigbang Follow TOP, Kode Bakal Gabung Lagi?Terlaris di Korea, Kapan Film Horor "Salmokji:Whispering Water" Tayang di Indonesia?
Hal ini lantas menjadi kekhawairan masyarakat, khususnya penggemar siomay, yang mulai mencurigai setiap pedagang siomay.
Tapi jangan khawatir, karena Jabar Ekspres akan memberikan informasi cara memilih isomay yang benar, karena ada empat tanda yang bisa membedakan siomay yang menggunakan ikan sapu-sapu dengan siomay yang menggunakan ikan tengiri.
1. Warna
Siomay dari ikan sapu-sapu cenderung berwarna lebih gelap atau keabu-abuan karena dagingnya kusam. Sementara siomay tenggiri biasanya berwarna putih cerah dan tampak lebih segar.
2. Aroma
Siomay sapu-sapu memiliki bau amis yang lebih tajam. Sedangkan siomay tenggiri aromanya gurih dan tidak menyengat.
3. Tekstur dan rasa
Siomay dari ikan sapu-sapu terasa lebih alot dan sulit dikunyah, bahkan bisa meninggalkan rasa pahit. Sebaliknya, siomay tenggiri punya tekstur kenyal, lembut, dan rasa gurih alami.
4. Harga
Harga juga bisa jadi cara untuk tahu siomay ikan sapu-sapu atau tenggiri. Siomay tenggiri umumnya dijual mulai sekitar Rp5.000 per buah atau lebih. Jika terlalu murah, patut dicurigai bahan yang digunakan.
Di tengah ramainya isu ini, konsumen disarankan lebih selektif memilih jajanan. Pastikan membeli dari penjual terpercaya untuk menghindari risiko kesehatan yang tidak diinginkan.
