Hal ini sangat krusial bagi pekerja sektor informal seperti Teh Mira yang setiap rupiahnya sangat berarti untuk menutup biaya operasional harian.
“Potongan di inDrive itu kecil, jadi penghasilan yang saya terima lebih besar dan sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya dengan lugas mengenai keuntungan sistem tersebut.
Kisah sukses Teh Mira adalah representasi dari ribuan perempuan Indonesia yang sedang berjuang di garis depan ekonomi kerakyatan melalui bantuan teknologi modern.
Baca Juga:Uu Ruzhanul Ulum Tegaskan PPP Jabar Resmi Tuntut Balik Pengganggu PartaiHarakah Bakomubin Jabar Serukan Polemik Penafsiran Negatif Pidato Jusuf Kalla Harus Dihentikan!
Bagi dirinya, merayakan Hari Kelahiran Kartini berarti terus bergerak maju dan tidak membiarkan rasa takut menghalangi potensi besar yang ada di dalam diri.
Keberaniannya mencoba hal baru di industri yang didominasi pria adalah bentuk emansipasi nyata yang tidak memerlukan banyak teori melainkan aksi nyata.
Ia berharap kisahnya dapat menginspirasi para perempuan lain untuk tidak ragu mengambil kesempatan yang ada demi memperbaiki taraf hidup keluarga.
Ketangguhan seorang perempuan tidak hanya diukur dari air mata, tetapi dari seberapa kuat ia memegang kendali atas nasibnya sendiri. (yan)
