Unikom Berduka: Rektor Kenang Perjuangan Ibunda untuk Pendidikan Tinggi

Unikom Berduka
Suasana khidmat dalam doa bersama untuk almarhumah Hj. Lasmaya’a Oli’i, Ketua Yayasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Unikom sekaligus ibunda tercinta Rektor, di Auditorium Unikom, Selasa (21/4/2026).
0 Komentar

Kontribusi almarhumah terhadap dunia pendidikan, khususnya Unikom, sangat nyata. Dari lembaga sederhana, Unikom kini berkembang menjadi universitas unggul yang masuk kategori World Class University (WCU). “Nilai-nilai luhur yang beliau tanamkan telah kami implementasikan dalam budaya organisasi, Tridharma Perguruan Tinggi, serta pengembangan pendidikan tinggi nasional melalui APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia),” jelasnya.

Sebagai anak sulung dari sembilan bersaudara (tujuh pria dan dua wanita), Prof. Eddy merasa memiliki tanggung jawab besar. “Saya harus menggantikan peran ayah sekaligus meneruskan perjuangan dan titah luhur kedua orang tua, khususnya ibunda,” ujarnya.

Dengan penuh kesyukuran, Prof. Eddy menyatakan bahwa perjuangan almarhumah akan terus dilanjutkan melalui berbagai aktivitas pendidikan di Unikom dan pengembangan pendidikan tinggi nasional. “Pendidikan adalah nilai mutlak yang harus diberikan kepada setiap warga negara Indonesia. Itulah warisan terindah yang ditinggalkan ibunda kami,” pungkasnya.

Baca Juga:Klaim JHT hingga Rp15 Juta Kini Bisa Lewat Aplikasi JMOHari Kartini: Telkom dan Tel-U Dorong Perempuan Penyintas Bangkit Lewat Bisnis Digital

Acara doa bersama ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh sivitas akademika Unikom untuk terus mengamalkan nilai-nilai kebaikan dan dedikasi terhadap pendidikan yang telah ditanamkan almarhumah Hj. Lasmaya’a Oli’i. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan. (bbs)

0 Komentar