Harapan utama dari program ini, kata Danrindam, adalah lahirnya generasi santri yang memiliki pemahaman bela negara jauh lebih kuat. “Kami berharap setelah keluar dari sini, mereka lebih mencintai negara, lebih siap berbuat untuk bangsa dan negara dari perspektif sebagai santri,” pungkas Bagus.
Kegiatan yang digelar di Markas Rindam III/Siliwangi ini menjadi bukti nyata komitmen Kodam III/Siliwangi dalam memadukan nilai-nilai keagamaan dengan semangat nasionalisme, sekaligus membentuk kader-kader tangguh yang siap mendukung pertahanan negara dari berbagai ancaman.
Program yang diikuti 1.000 santri ini diharapkan tidak berhenti di sini, melainkan terus melahirkan “Jenderal Santri” yang siap mengabdi untuk NKRI. (tur)
