Langkah itu dilakukan untuk memastikan keseimbangan antara produksi, distribusi, dan kebutuhan pupuk di tingkat petani tetap terjaga secara optimal.
“Ini sinyal yang positif. Kenapa? Artinya petani kita menebus pupuk berarti banyak nanam. Jadi kalau banyak nebus pupuk itu artinya banyak nanam,” tambah Wamentan.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah menegaskan sektor pupuk nasional memiliki ketahanan yang cukup kuat menghadapi tekanan global sekaligus mendukung keberlanjutan produksi pertanian.
