Sempat Tersangkut Tanggul, Relawan Penolong Korban Hanyut di Banjaran Ditemukan Meninggal Dunia

Sempat Tersangkut Tanggul, Relawan Penolong Korban Hanyut di Banjaran Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang relawan bernama Agus yang nekat menolong korban hanyut di aliran Sungai Cibanjaran, Kecamatan Banjaran, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/4/2026). Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang relawan yang nekat menolong korban hanyut di aliran Sungai Cibanjaran, Kecamatan Banjaran, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (16/4/2026).

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, menjelaskan bahwa korban bernama Agus, seorang petugas keamanan di SMAN 1 Banjaran, awalnya berupaya menyelamatkan seorang perempuan berinisial GLS yang lebih dulu terbawa arus deras.

“Jadi Pak Agus itu seorang security di SMAN 1 Banjaran. Beliau melihat korban Gina yang memang terbawa arus, kemudian secara spontan meloncat sekitar pukul 17.00 WIB untuk menolong,” ujar Diki saat ditemui.

Baca Juga:Viral Detik-Detik Warga Selamatkan Korban Hanyut di Banjaran, Satu Tewas dan Satu Masih DicariGeger! Warga Temukan Lansia Tewas Hanyut di Sungai Cidurian Jasinga

Namun derasnya arus sungai pada saat itu justru menyeret Agus. Upaya pencarian pun langsung dilakukan oleh tim gabungan sejak malam hari.

Diki menyebutkan, pencarian sempat dilakukan hingga pukul 22.00 WIB pada malam kejadian, namun belum membuahkan hasil. Pencarian kemudian dilanjutkan keesokan harinya sejak pukul 07.30 WIB.

Alhamdulillah korban ditemukan tadi siang sekitar pukul 10.26 WIB di Kampung Badra, Desa Tarajusari, Kecamatan Banjaran,” katanya.

Korban ditemukan dalam kondisi telungkup, sekitar tiga kilometer dari lokasi awal ia melompat ke sungai.

Menurut Diki, proses pencarian mengalami sejumlah kendala, terutama pada malam hari. Selain arus yang masih deras dan tinggi, banyaknya bambu serta akar yang menghalangi aliran sungai turut menyulitkan tim.

“Untuk pencarian malam hari, arus masih deras, tinggi, serta banyak bambu dan akar bambu yang menghalangi. Selain itu pencarian hanya mengandalkan penerangan senter, sehingga cukup terbatas,” jelasnya.

Saat ditemukan, tubuh korban diketahui tersangkut di tanggul akibat ikat pinggang yang dikenakannya.

Baca Juga:Bencana Melanda Kabupaten Bandung, WALHI Jabar Nilai Bupati DS Gagal Total Kelola Tata Ruang dan Sungai Hari Kedua Nihil, Pencarian Lansia Hanyut di Sungai Ciliwung Dihentikan Sementara

“Waktu ditemukan posisi telungkup, ikat pinggangnya nyangkut di tanggul sehingga tertahan di sana,” ungkap Diki.

Setelah dievakuasi, jenazah korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk dibersihkan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“Atas arahan Kapolres, jenazah dibawa ke rumah sakit bukan untuk diautopsi, tapi untuk dibersihkan. Setelah itu dibawa ke rumah duka di kediaman kakaknya,” tuturnya.

Rencananya, almarhum Agus akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Baros, Kecamatan Arjasari.

0 Komentar