BANDUNG – Kodam III/Siliwangi bersama Ikatan Alumni Lemhanas RI Angkatan 62 siap menggelar Siliwangi Santri Camp (SSC) 2026 atau “Kemah Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI)”. Kegiatan ini menjadi bagian nyata upaya membentuk generasi “jenderal santri” yang religius, berkarakter kuat, dan memiliki jiwa nasionalisme yang mendalam di kalangan santri dan santriwati Jawa Barat serta Banten.
Acara yang berlangsung selama tiga hari, 17 hingga 19 April 2026, ini akan digelar di Dodikjur Rindam III/Siliwangi, Kota Bandung. Sebanyak 1.000 santri dan santriwati dari berbagai pesantren di Jawa Barat dan Banten dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut, didampingi 50 pendamping serta didukung 50 pelatih profesional.
Koordinator Media SSC 2026, Sulhan, memastikan seluruh persiapan telah rampung 100 persen. “Persiapan kegiatan sudah matang dan lengkap. Mulai dari akomodasi, konsumsi, materi, hingga narasumber telah siap. Sebanyak 1.000 santri-santriwati dari berbagai pesantren se-Jawa Barat dan Banten akan hadir,” ujar Sulhan di Bandung, Kamis (15/4/2026).
Baca Juga:FWD Insurance Apresiasi Agen Berprestasi di FWD Agency Awards Night 2026Wujud Kampus Berdampak: Job Fair UTama Target Serap Ribuan Tenaga Kerja
Menurut Sulhan, program ini dirancang dengan perpaduan metode teori dan praktik yang seimbang. Materi mencakup pendidikan bela negara sesuai kurikulum Kementerian Pertahanan RI, pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) oleh Kodam III/Siliwangi, pelatihan disiplin dan kepemimpinan, serta penguatan wawasan kebangsaan yang berbasis nilai-nilai keislaman.
“Peserta juga akan mengikuti pembinaan mental dan spiritual, outbound serta team building, pengajian, doa bersama, apel kebangsaan, hingga deklarasi ‘Siliwangi Santri Bela Negara – Kader KKRI’. Di akhir kegiatan, setiap peserta akan menerima sertifikat bela negara sebagai pengakuan resmi,” tambahnya.
Sulhan menjelaskan, kegiatan ini digelar atas dasar kesadaran akan peran strategis santri sebagai pilar utama bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI. Di tengah berbagai tantangan global seperti disrupsi ideologi dan ancaman non-militer, penguatan karakter bela negara bagi generasi muda pesantren menjadi semakin mendesak.
Melalui program KKRI, Kodam III/Siliwangi menegaskan komitmennya membina sumber daya manusia pertahanan sebagai bagian integral dari sistem pertahanan semesta. Siliwangi Santri Camp 2026 diharapkan menjadi model pembinaan terpadu yang tidak hanya membentuk ketangguhan fisik dan intelektual, tetapi juga memperkuat ketahanan moral dan spiritual para santri.
