“Saya sebagai mantan warga Cijerah, itu dulu kalau ke sini (RS Rajawali) tuh sudah wah pokoknya mah terbaiklah. Sempat redup sebentar, sekarang bangkit lagi saya senang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menekankan pesan tegas kepada seluruh penyedia layanan kesehatan agar tidak menolak pasien dalam kondisi apapun, terutama keadaan darurat.
“Kepada seluruh layanan kesehatan masyarakat, tidak boleh menolak pasien. Apapun yang terjadi, bagaimanapun kondisinya, semua pasien dalam keadaan darurat harus diterima, diberikan layanan sampai stabil, baru kita lihat nanti perkembangan berikutnya,” tegasnya
Baca Juga:Resmikan Primaya Rajawali Hospital, Wali Kota Bandung Farhan Tekankan Ekosistem Kesehatan ModernTransformasi Layanan Kesehatan, Primaya Rajawali Hospital Perkuat Teknologi Klinis dan Center of Excellence
“Jadi saya titip sekali kepada para pengelola layanan kesehatan,” sambung Farhan.
Lebih jauh, ia juga menyoroti potensi pelanggaran serius di sektor kesehatan, seperti kasus penelantaran pasien hingga insiden berat lainnya. Farhan memastikan akan mengambil tindakan tegas jika hal tersebut kembali terjadi.
“Kalau masalah tukar bayi kan saya sudah bilang, kalau sampai ada kasus seperti itu lagi, kasus tukar bayi, kasus kekerasan seksual, itu yang langsung saya berhentikan pasti adalah pimpinan rumah sakitnya,” kata dia.
“Kalau ada sampai kasus seperti itu lagi yang langsung saya berhentikan pasti adalah pimpinan rumah sakitnya,” tegas Farhan menutup. (Mong)
