“Selain itu, diperlukan pembentukan PIC ASN di tingkat RT dan Satgas di tingkat Kecamatan, Kelurahan, RW, dan RT yang terdiri dari unsur masyakarat dengan penjabaran tugas yang lebih rinci kepada PIC, Camat, Lurah, dan Satgas,” kata Adhitia.
Ia menambahkan, penguatan struktur pengawasan tersebut diharapkan mampu mendorong efektivitas pelaksanaan program di lapangan. Pengawasan juga akan diperluas hingga menyasar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah, termasuk penanganan terhadap pelanggaran yang terjadi.
Dengan pendekatan terintegrasi ini, Pemkot Cimahi menargetkan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata, berkelanjutan, serta mampu menjawab tantangan lingkungan perkotaan yang kian kompleks.
Baca Juga:Kang Eful Dorong Ketahanan Pangan untuk Pemenuhan Gizi Keluarga Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
“Pengawasan juga diarahkan pada SPPG di wilayah, termasuk penanganan terhadap pelanggaran yang terjadi,” tandasnya. (Mong)
