Anggaran Rombak Halaman Gedung Sate Capai Rp15 M, Pengamat Dorong Prioritas Penambahan Jalan

Anggaran Rombak Halaman Gedung Sate Capai Rp15 M, Pengamat Dorong Prioritas Penambahan Jalan
Sejumlah pekerja tampak tengah membongkar halaman Gedung Sate. Foto: Son/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Padjajaran (Unpad) Yogi Suprayogi turut bersuara terkait penataan Halaman Gedung Sate. Itu baik tapi lebih baik lagi jika dialokasikan ke pada pembangunan infrastruktur prioritas.

Yogi menguraikan, program perbaikan atau penataan adalah hal baik. Namun perlu menetapkan sekala prioritas. “Perbaikan itu bagus bagus saja, tapi akan lebih baik lagi jika fokus pada infrastruktur prioritas,” jelasnya, Senin (13/4/2026).

Yogi mencontohkan, selama ini perbaikan jalan memang gencar dilakukan Pemprov Jabar di bawah komando Gubernur Dedi Mulyadi. Namun dari sisi penambahan jalan baru masih kurang.

Baca Juga:Anggaran Rp 15 M, Ini Desain Penataan Halaman Gedung SateTransformasi Ikon Bandung, Halaman Gedung Sate-Lapangan Gasibu Segera Terintegrasi

Menurutnya, perbaikan jalan memang menjadi tugas Pemerintah Provinsi, khususnya jalan-jalan provinsi yang ada di Jawa Barat. “Di era pak Aher ada penambahan, begitu juga Pak Ridwan Kamil. Nah ini di era Dedi Mulyadi masih belum terlihat,” singgungnya.

Badan Pusat Statistik mencatat, panjang jalan di Jawa Barat pada 2022 ada di angka 2.361 km. Sementara dokumen RPJMD Jawa Barat mencatat panjang ruas jalan provinsi di Jawa Barat pada 2024 ada di angka 2.362,183 km.

Yogi mengakui bahwa dari sisi perawatan atau perbaikan jalan memang cukup gencar. Hasilnya cukup nampak seperti beberapa ruas jalan yang telah mulus termasuk dengan dukungan Penerangan Jalan Umumnya (PJU). “Itu bagus tapi masih make up,” jelasnya.

Contoh urgensi layanan dasar lainya adalah soal pembangunan Rumah Sakit. Saat ini Rumah Sakit pemerintah yang berstatus A baru RSUP. Dr. Hasan Sadikin di Kota Bandung.

Rumah sakit ini perlu ditambah lagi di beberapa titik, demi pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat. “Warga Jawa Barat itu 50 juta. Masyarakat Jawa Barat Timur harus mencari RS rujukan ke daerah lain, demikian juga di selatan ataupun barat yang jauh dari RSUP Hasan Sadikin,” tuturnya.

Yogi menekankan, pihaknya setuju saja terkait perbaikan atau penataan Halaman Gedung Sate itu. Namun dengan anggaran sebesar Rp15 miliar itu akan lebih baik jika diarahkan dulu ke pembangunan infrastruktur dasar dan strategis.

0 Komentar