CIMAHI – Pihak Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cimahi terbilang sukses mengantarkan siswa-siswinya melanjutkan jenjang studi ke perguruan tinggi tahun 2026 ini. Pasalnya, ada 39 siswa kelas XII (kelas 3) sudah diterima sejumlah kampus ternama Tanah Air melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026.
“Siswa yang lolos eligible itu untuk kelas XII atau semester akhir. Karena SMKN 1 Cimahi ini memiliki program 3 tahun dan 4 tahun seperti jurusan Sistem Informasi Jaringan dan Aplikasi (SIJA), proses verifikasi nilai rapor menjadi krusial,” ujar Guru Bimbingan Konseling (BK) SMKN 1 Cimahi, Nurlatif Muhyidin, M.Pd., kepada Jabar Ekspres di gedung SMKN 1 Cimahi, Jumat (10/4/2026).
Pria berkacamata ini menjelaskan, pihaknya memastikan ke-39 siswa SMKN 1 Cimahi diterima kuliah itu, setelah keluarnya pengumuman dari panitia SNBP pada 31 Maret 2026 lalu. “Alhamdulillah pada 31 Maret lalu, ada pengumuman. Dan Alhamdulillah dari SMKN 1 Cimahi itu yang lolos ada 39 siswa,” ucapnya.
Baca Juga:SMKN 2 Bandung Sukses Loloskan 28 Siswa ke PTN Ancam Generasi Muda, BNNP Jabar Waspadai Vape Dicampur Etomidate dan THC
Adapun dari 39 siswa yang diterima kuliah di sejumlah perguruan tinggi di antaranya Institut Teknolgi Surabaya (ITS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Seni Budaya Indonesia Bandung (ISBI), dan lain sebagainya. Mereka kata Nurlatif, dinyatakan lolos jalur prestasi setelah melalui proses seleksi ketat berdasarkan ranking nilai rapor yang diverifikasi mulai dari semester satu hingga semester tujuh atau akhir.
Sebenarnya, siswa SMKN 1 Cimahi yang mendaftar melalui jalur SNBP itu berjumlah sekira 280 siswa. Dari jumlah itu, ada 39 siswa yang dinyatakan lolos SNBP. Sementara total jumlah siswa kelas XII sebanyak 700 orang.
“Jadi, kami melihat kelayakannya (eligible) mereka untuk mengikuti SNBP tahun 2026. Ini berdasarkan rangking nilai rapor siswa kemudian diparalelkan berdasarkan jurusannya masing-masing. Dari hasil itu, lalu kami memasukkan nilai-nilai mereka di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS),” bebernya.
Ia mengungkapkan, jumlah siswa tersebut yang dinyatakan lolos SNBP mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. “Yang lolos SNBP 2026 ada peningkatan dari tahun 2025 yang berjumlah 32 siswa,” sebutnya.
Meski begitu, Nurlatif tidak menampik bahwa animo siswa untuk melanjutkan kuliah masih belum optimal. Para siswa kata dia, masih lebih memilih untuk langsung bekerja dari pada melanjutkan kuliah. Persentasnya 40 persen melanjutkan kuliah, dan 60 persen untuk langsung bekerja dan lain-lain.
