JABAR EKSPRES – Media sosial kembali ramai dengan unggahan tentang keberadaan ribuan motor listrik yang diduga akan digunakan untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana program makan bergizi gratis (MBG).
Dugaan Motor listrik untuk MBG tersebut muncul karena sudah dilengkapi dengan logo Badan Gizi Nasional (BGN) dengan warna khas biru muda.
Motor-motor tersebut tampak masih terbungkus plastik dan sudah tampak ada stiker Badan Gizi Nasional (BGN). Dari unggahan akun tiktok @kabarinaja yang viral, ada narasi yang menyebutkan bahwa jumlah motor listrik tersebut ada sekitar 70 ribu, dan akan digunakan untuk SPPG yang berada diwilayah Jawa Barat saja.
Baca Juga:6 Modus Penipuan Investasi Emas Untuk Pensiunan, WaspadaOJK Laporkan Pembiayaan MBG Sudah Habiskan DANA Rp1,2 Triliun dan Kopdes Merah Putih Rp174,73 Triliun
Motor listrik yang bergaya motor trail seperti Honda CRF itu dinarasikan bermerk Emmo dengan tipe JVX GT yang perkiraan harga perunitnya mencapai Rp56.8 Juta. Jika dikalikan 70 ribu yang ada digudang tersebut, maka perkiraan total dana yang tersedot untuk pengadaan motor listrik ini mencapai Rp400 Triliun.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut belum ada informasi resmi terkait kabar tersebut hingga saat ini
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengaku pihaknya tengah menelusuri kebenaran video yang beredar luas di media sosial tersebut.
“Belum ada konfirmasi, harus kita cek kebenarannya,” ujar Herman, dikutip tribunjabar, selasa (7/4/2026).
Menurut Herman, Pemprov Jabar belum menerima pemberitahuan resmi dari BGN mengenai rencana distribusi motor listrik tersebut. Alhasil, klaim dalam video itu belum dapat dipertanggungjawabkan secara resmi.
Sedangkan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung, Ramzi, mengaku sudah melihat video viral tersebut, namun belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut.
“Kebetulan memang pernah lihat di medsos ya terkait dengan adanya yang meng-upload terkait motor listrik, sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi kang terkait dengan motor listrik tersebut,” ujar Ramzi.
