Campak Makin Menggila, Ini Ciri-Ciri yang Sering Tak Disadari Mirip Flu Namun Berujung Fatal

Campak Makin Menggila, Ini Ciri-Ciri yang Sering Tak Disadari Mirip Flu Namun Berujung Fatal
Campak Makin Menggila, Ini Ciri-Ciri yang Sering Tak Disadari Mirip Flu Namun Berujung Fatal
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Lonjakan kasus Campak kembali terjadi secara global dan menjadi perhatian serius dunia kesehatan. Indonesia pun ikut terdampak signifikan, bahkan kini tercatat sebagai negara dengan jumlah kasus campak tertinggi kedua di dunia. Kondisi ini tentu memicu kekhawatiran, mengingat campak bukan sekadar penyakit ringan, melainkan infeksi yang bisa berujung pada komplikasi fatal.

Sejumlah daerah bahkan telah melaporkan kejadian luar biasa (KLB) campak dalam beberapa waktu terakhir. Lonjakan ini menjadi sinyal bahaya bahwa upaya pencegahan dan kesadaran masyarakat terhadap penyakit ini masih perlu ditingkatkan.

Campak atau Rubella sering kali dianggap sepele karena gejala awalnya mirip flu biasa. Padahal, penyakit ini tergolong sangat menular dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak di bawah lima tahun serta orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Baca Juga:Sepakat! Berikut Daftar Harga BBM per April 2026 Resmi dari PertaminaRencana Dihadiri Ketum PKB, Muscab PKB Kabupaten Bandung Digelar 8 April Mendatang Muscab PKB Digelar 8 April

Banyak kasus campak terlambat ditangani karena penderitanya tidak menyadari tanda-tanda awalnya. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala sejak dini agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

Campak bukan sekadar munculnya ruam merah di kulit. Penyakit ini berkembang secara bertahap setelah virus masuk ke dalam tubuh.

1. Gejala Awal (7–14 Hari Setelah Terinfeksi)

Pada tahap awal, gejala campak sangat mirip flu sehingga sering diabaikan. Beberapa tanda yang biasanya muncul antara lain:

  • Demam tinggi hingga lebih dari 40°C
  • Batuk kering yang terus-menerus
  • Hidung berair (pilek)
  • Mata merah dan berair (konjungtivitis)

Meski terlihat seperti flu biasa, demam pada campak cenderung lebih tinggi dan berlangsung lebih lama.

2. Munculnya Bintik Koplik (2–3 Hari Setelah Gejala Awal)

Salah satu tanda khas campak adalah bintik Koplik, yaitu:

  • Bintik kecil berwarna putih
  • Memiliki pusat kebiruan atau abu-abu
  • Muncul di dalam mulut, terutama di bagian dalam pipi

Bintik ini menjadi indikator kuat bahwa seseorang terkena campak, bukan sekadar flu biasa.

3. Ruam Merah Menyebar (3–5 Hari Setelah Gejala Awal)

Ruam merupakan ciri paling terlihat dari campak. Awalnya muncul di wajah, lalu menyebar ke seluruh tubuh.

Ciri-ciri ruam campak meliputi:

0 Komentar