JABAR EKSPRES – Akhir-akhir tengah ramai jadi perbincangan terkait wacana naiknya harga BBM imbas dari perang yang berlangsung antara Amerika-Israel vs Iran.
Namun, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa BBM yang dijual oleh Pertamina tidak akan mengalami kenaikan meski harga minyak melambung.
Di sisi lain, sejumlah SPBU swasta justru mengalami kenaikan harga BBM per Rabu, 1 April 2026 sebagai respon dari harga minyak saat ini.
Baca Juga:Keripik Bawang Sakinah Asal Cimahi Masuk Ritel ModernĀ Di Musrembang RKPD 2027, Bupati Kang DS Soroti 157 Ribu Rumah yang Perlu Mendapatkan Perhatian Pemerintah
Sejumlah operator SPBU Swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo Energy bersama-sama melakukan penyesuaian terhadap harga bensin mereka.
Lantas, berapa harga BBM terbaru dari sejumlah SPBU swasta tersebut setelah mengalami kenaikan?
Harga BBM Shell
SPBU Shell menaikkan harga pada beberapa produk BBM yang tersedia di Indonesia. Berikut rinciannya:
- Shell Super (RON 92): Rp12.390 per liter (sebelumnya Rp12.050)
- Shell V-Power Diesel: Rp14.620 per liter (sebelumnya Rp13.600)
Sementara itu, untuk produk Shell V-Power (RON 95) dan Shell V-Power Nitro+ belum tersedia di pasaran pada periode ini.
Harga BBM BP-AKR
Penyesuaian harga juga dilakukan oleh BP-AKR untuk beberapa jenis BBM:
- BP Ultimate (RON 95): Rp12.920 per liter (sebelumnya Rp12.500)
- BP 92 (RON 92): Rp12.390 per liter (sebelumnya Rp12.050)
- BP Ultimate Diesel: Rp14.620 per liter (sebelumnya Rp13.600)
Kenaikan ini sejalan dengan tren penyesuaian harga BBM global yang turut memengaruhi pasar domestik.
Harga BBM Vivo Energy
Hal serupa juga dilakukan oleh SPBU Vivo Energy yang menaikkan harga seluruh produk BBM utamanya:
- Revvo 92: Rp12.390 per liter (sebelumnya Rp12.050)
- Revvo 95: Rp12.930 per liter (sebelumnya Rp12.500)
- Diesel Primus Plus: Rp14.610 per liter (sebelumnya Rp13.600)
Sementara itu, untuk Revvo 90 saat ini tidak tersedia karena stok kosong di sejumlah wilayah.*
