Operasional PKL Eks Pasar Bogor di Pasar Jambu Dua Dimulai Malam Ini, Satu Pedagang Sudah Buka Lapak 

Operasional PKL Eks Pasar Bogor di Pasar Jambu Dua Dimulai Malam Ini, Satu Pedagang Sudah Buka Lapak 
Kawasan Lantai 1 Pasar Jambu Dua yang menjadi tempat relokasi pedagang kaki lima (PKL) eks Pasar Bogor dengan satu pedagang yang sudah membuka lapak, Senin (30/3/2026). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aktivitas pedagang sayuran eks pedagang kaki lima (PKL) yang telah direlokasi ke Pasar Jambu Dua, Kota Bogor, dijadwalkan mulai beroperasi secara resmi pada Senin (30/3/2026) malam.

Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor menetapkan kegiatan jual beli pedagang dimulai pukul 21.00 WIB hingga pagi hari, dengan operasional Pasar Jambu Dua yang berlangsung selama 24 jam.

Berdasarkan pengumuman resmi, masyarakat yang biasa berbelanja sayuran pada malam hingga pagi hari di sekitar Pasar Bogor, meliputi Jalan Roda, Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Jalan Lawang Saketeng, diarahkan untuk berbelanja ke Pasar Jambu Dua lantai 1 mulai malam ini.

Baca Juga:Bupati Bogor dan Gubernur Jabar Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi StrategisPemkab Bogor Tuntaskan 100 Persen LHKPN, Seluruh Pejabat Laporkan Tepat Waktu

Sementara itu, proses perpindahan PKL eks Pasar Bogor sendiri telah dimulai sejak 26 Maret 2026, atau sehari setelah batas akhir PKL diperbolehkan berjualan di lokasi lama.

Penjadwalan operasional resmi pada 30 Maret malam ini dilakukan agar aktivitas pedagang dapat berlangsung secara serentak sehingga proses jual beli di Kawasan Pasar Jambu Dua tepatnya bagian lantai 1 dapat berjalan lebih tertib dan tertata.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, hingga Senin sore sudah terlihat satu pedagang sayuran yang lebih dulu membuka lapak di area los lantai 1 Pasar Jambu Dua.

Pedagang tersebut, Budi (25), sebelumnya berjualan sebagai PKL di Jalan Roda kawasan Pasar Bogor. Ia mengaku sudah lebih dulu menempati los dan mulai berjualan sejak sehari sebelumnya.

“Baru semalam pindah ke sini, yang lain belum pada datang. Ini juga masih nunggu pedagang lainnya biar barengan, katanya sih nanti malam ya operasional resminya dari jadwal pihak pasar,” ujar Budi saat ditemui di Pasar Jambu Dua, Senin (30/3).

Budi menuturkan, dirinya memilih membuka lapak lebih awal untuk beradaptasi di lokasi baru sekaligus mencoba menarik pembeli lebih dulu.

Ia pun mengaku sudah berjualan sejak malam hari, namun jumlah pembeli masih minim karena belum banyak pedagang lain yang beroperasi.

Baca Juga:Bukti Daya Beli Kuat, Uang Beredar di Lebaran Capai Rp1.370 TriliunPrioritaskan Rakyat, Harga BBM Subsidi Dijaga Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global

“Masih sepi, mungkin karena belum ramai juga yang jualan di sini. Jadi ya tidak apa apa buka duluan dan masih sendiri juga karena ingin mencari penghasila lebih juga. Pihak pasar juga udah ngizinin kan, cuma yang nanti malam mungkin biar barengan aja gitu,” katanya.

0 Komentar