Nekat Lakukan Percobaan Bundir di Flyover Kiaracondong, Polisi Berhasil Gagalkan Aksi Pelaku

Nekat Lakukan Percobaan Bundir di Flyover Kiaracondong, Polisi Berhasil Gagalkan Aksi Pelaku
Ist. Tangkap layar seorang yang diduga hendak melompat di Flyover Kiaracondong. Dok. Tangkap layar Sosial Media.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang Pria berinisial A, dikabarkan hendak mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari Flyover Kiaracondong, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung pada Kamis, 26 Maret 2026 kemarin.

Aksi pelaku yang sempat viral di media sosial ini, berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian usai mendapatkan laporan dari warga.

“Tim Prabu II mendapat telepon dari saksi R bahwa di Flyover Kiaracondong ada orang diduga akan melakukan percobaan bunuh diri, kemudian Tim Prabu II mendatangi TKP didapati A (seorang pria) yang akan melakukan percobaan bunuh diri tersebut,” ucap Kapolsek Kiaracondong, Kompol Sumartono, Jum’at (27/3).

Baca Juga:Polisi Gagalkan Peredaran 1.500 Liter Tuak di Jalur Wisata, Sopir Sempat KaburPolisi Imbau Wisatawan Tak Gunakan Bak Terbuka saat Liburan ke Lembang! 

Usai didapati adanya seseorang yang hendak melakukan percobaan bunuh diri, Sumartono menyebut bahwa petugas kepolisian dari Tim Prabu II Polrestabes Bandung langsung mengevakuasi pelaku.

“Selanjut nya Tim prabu II menyerahkan saudara A yang diduga akan melakukan percobaan bunuh diri ke Polsek Kiaracondong, dan di terima oleh Pawas dan piket Reskrim polsek kiaracondong,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan yang didapat, Sumartono menuturkan bahwa pelaku nekat melakukan aksinya dikarenakan sakit hati.

“Kemudian A membenarkan bahwa dirinya akan melakukan bundir tersebut dikarenakan masalah percintaan (sakit hati),” imbuhnya.(San).

Disclaimer: Bijaksanalah dalam membaca konten ini! Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda yang merasakan gejala depresi sehingga ada dorongan untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. Anda dapat menghubungi layanan konseling terdekat di Kota/Kabupaten Anda.

0 Komentar